Gempa bumi bermagnitudo 6,2 di Pacitan, Jawa Timur, menyebabkan 40 orang menjalani perawatan medis di Yogyakarta. Sejumlah rumah dan bangunan rusak, termasuk tempat ibadah dan fasilitas pemerintah, pendidikan dan kesehatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) gustinus Ruruh Haryata menyampaikan hingga laporan sementara diterima, tidak terdapat korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
"Sementara tidak ada korban jiwa," ujar Agustinus Ruruh Haryata saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Jumat.
Baca juga: Gempa Pacitan guncangannya terasa hingga Jember, Surabaya, pantura
Seluruh korban terdampak tersebut saat ini menjalani perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah DIY, termasuk rumah sakit dan puskesmas.
Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY, dia menyebut dampak kerusakan tercatat di beberapa wilayah.
Di Kota Yogyakarta, kerusakan terjadi di Kapanewon Umbulharjo berupa atap balai kampung.
Sementara di Kabupaten Bantul, gempa berdampak di 10 kapanewon, meliputi Banguntapan, Bantul, Imogiri, Jetis, Kasihan, Pajangan, Pleret, Pundong, Sedayu, dan Srandakan.
Baca juga: BPBD sebut korban luka di Bantul dampak gempa Pacitan menjadi 15 orang
Dampak kerusakan di Bantul meliputi delapan rumah rusak, dua tempat ibadah, satu fasilitas pemerintah, dua fasilitas pendidikan, serta satu fasilitas kesehatan.
Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Bantul Mujahid Amrudin sebelumnya di Bantul, Jumat, mengatakan 15 korban luka akibat gempa bumi tersebut.
Hingga laporan terakhir BPBD DIY, tidak terdapat informasi dampak kerusakan maupun korban jiwa di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
"Data bersifat sementara, dapat berubah sesuai update terbaru," ujar Ruruh.
BMKG sebelumnya menyampaikan gempa bumi bermagnitudo 6,2 tersebut berpusat di laut, sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 58 kilometer. Hasil pemodelan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan skala intensitas berbeda. Di Kabupaten Bantul dan Sleman guncangan dirasakan dengan intensitas IV MMI, sedangkan di Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul dirasakan dengan intensitas III MMI.
Baca juga: Pantau dampak gempa, BPBD Pacitan: Ada rumah warga runtuh sebagian
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD DIY catat 40 orang dirawat akibat gempa Pacitan
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026