Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga tenggelam saat berenang di Sungai Barito, tepatnya di wilayah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Selasa sore.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banjarmasin menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 18.43 WITA dari Dedy selaku Rescue 911 di Banjarmasin, Selasa.

Menindaklanjuti laporan itu, Kansar Banjarmasin segera memberangkatkan satu tim rescue berjumlah enam personel pada pukul 19.00 WITA menuju lokasi kejadian perkara (LKP).

Korban diketahui bernama Ismail (24), seorang laki-laki yang dilaporkan hilang saat berenang bersama rekannya di sekitar Jembatan Basit. 

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 17.20 WITA ketika korban menceburkan diri ke sungai, namun tidak lama kemudian tidak muncul kembali ke permukaan.

Warga sekitar sempat melakukan upaya pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang.

Setelah menerima informasi adanya satu orang yang diduga tenggelam di Sungai Barito, Kansar langsung mengerahkan satu tim rescue dari Kantor SAR Banjarmasin. 

"Fokus utama pada malam hari ini adalah koordinasi di lokasi serta pemantauan dan penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat,” ujar SMC Operasi SAR, I Putu Sudayana.

Tim SAR gabungan diperkirakan tiba di LKP pada koordinat 3°16'37.9"S 114°35'20.7"E sekitar pukul 20.30 WITA. Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kansar Banjarmasin, Polsek Alalak, Polairud Banjarmasin, Rescue 911, serta masyarakat setempat.

Untuk mendukung pencarian, tim SAR dilengkapi berbagai peralatan, antara lain satu unit perahu karet (rubber boat), alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, dua set peralatan selam, serta peralatan water rescue lainnya.

Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah berawan, sehingga diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pencarian awal terhadap korban yang saat ini masih berstatus dalam pencarian.

Pewarta: Gunawan Wibisono

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026