Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas di Malang, Jawa Timur, Senin (5/1/2026). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU/am.

 

‎Harga emas Antam hari ini mengalami kenaikan Rp29.000 dari Rp2.602.000 menjadi Rp2.631.000 per gram, laman Logam Mulia menginformasikan, Senin (12/1)

‎Begitu pula harga jual kembali (buyback) turut naik ke angka Rp2.484.000 per gram.

‎‎Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

‎‎Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

‎‎PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Baca juga: Emas Antam naik lagi, hari ini Rp2,602 juta per gram
Baca juga: Emas Antam Jumat naik Rp7.000 jadi Rp2,577 juta per gram
Baca juga: Rupiah Senin pagi Rp16.847 per dolar AS, melemah 28 poin
 

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Senin:

‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.365.500.

‎- Harga emas 1 gram: Rp2.631.000.

‎- Harga emas 2 gram: Rp5.202.000.

‎- Harga emas 3 gram: Rp7.778.000.

‎- Harga emas 5 gram: Rp12.930.000.

‎- Harga emas 10 gram: Rp25.805.000.

‎- Harga emas 25 gram: Rp64.387.000.

‎- Harga emas 50 gram: Rp128.695.000.

‎- Harga emas 100 gram: Rp257.312.000.

‎- Harga emas 250 gram: Rp643.015.000.

‎- Harga emas 500 gram: Rp1.285.820.000.

‎- Harga emas 1.000 gram: Rp2.571.600.000.

Sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.




 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas Antam pada Senin melonjak Rp29.000 ke angka Rp2,631 juta/gram

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026