Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan kembali menggelar pasar murah dengan lokasi halaman Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret menekan inflasi dan membantu daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.

Dalam kegiatan yang melibatkan kurang lebih 28 stan UMKM dan distributor ini, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga miring. 

Komoditas seperti beras, telur, minyak goreng, gula, hingga terigu dijual dengan harga distributor, atau lebih murah Rp3.000 per kilogram/liternya dibandingkan harga pasar.

Baca juga: Disdag Kalsel gelar pasar murah 13 kabupaten/kota

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Akhmad Bagiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

"Pak Gubernur berpesan bagaimana kita menekan inflasi dan memastikan masyarakat di sekitar kita merasakan bantuan langsung dari pemerintah provinsi, sehingga mereka mendapatkan kesempatan membeli barang dengan harga murah," ujar Bagiawan.

Bagiawan mencontohkan, produk Minyakita yang di pasaran dijual seharga Rp17.500, di pasar murah ini hanya dibanderol Rp14.500 per liter. Begitu pula gula pasir turun dari Rp18.000 menjadi Rp16.000 per kilogram, serta telur ayam dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.

"Harga seperti ini kalau dicari di pasaran tidak akan ketemu. Ini merupakan kegiatan rutin di akhir tahun dan menjelang bulan Rajab agar masyarakat merasa terbantukan," tambahnya.

Baca juga: Pemprov-Polda Kalsel sediakan 1.000 sembako pasar murah bagi pekerja

Antusiasme warga terbukti tinggi. Sebanyak 1.500 liter minyak goreng dan 500 kilogram gula (kemasan dan curah) habis terjual dalam waktu singkat. Selain itu, tersedia pula 560 tabung gas LPG yang juga diserbu warga, meskipun antreannya sedikit berbeda karena warga harus membawa tabung kosong terlebih dahulu.

Tidak hanya sekadar jual beli murah, Pemprov Kalsel juga menyalurkan bantuan sosial dalam acara tersebut. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel membagikan sekitar 150 ekor ikan patin gratis kepada warga pemegang kupon.

"Ada juga beras gratis dan pembagian 500 voucher atau kupon belanja senilai Rp100.000 per orang untuk warga kurang mampu yang datanya sudah disebar melalui RT dan Kecamatan. Total anggaran dari panitia untuk kupon ini mencapai Rp50 juta," jelas Bahagiawan.

Terkait kondisi ekonomi makro, Bahagiawan menyebutkan inflasi di Kalimantan Selatan saat ini masih berada pada tahap kewajaran di angka 2,83 persen. 

Kendati demikian, antisipasi terus dilakukan mengingat adanya tekanan permintaan jelang Natal, Tahun Baru, serta program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan.

Pewarta: Latif Thohir

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025