Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memprogramkan revitalisasi menyeluruh Taman Satwa Jahri Saleh untuk menjadi taman wisata keluarga yang menarik.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Selasa, menyampaikan, program revitalisasi taman satwa secara menyeluruh tersebut dimulai pada 2026.

Baca juga: Kemendikdasmen bantu empat ruang kelas baru di SDN Banjarbaru

Taman satwa satu-satunya milik Pemkot Banjarmasin tersebut diinginkan direvitalisasi mulai dari perbaikan fasilitas, penataan ulang area, hingga hadirnya inovasi baru yang mampu mendongkrak minat pengunjung.

"Ini adalah konsep yang harus dibenahi, diperbaiki, direnovasi. Apa yang tidak perlu, kita bongkar dan kita ganti agar menjadi tempat yang membuat orang senang datang ke sini,” ujar Yamin.

Yamin yang beberapa kali mengunjungi taman satwa yang berada di wilayah Banjarmasin Utara tersebut menyatakan, sejumlah poin penting yang akan menjadi fokus pembenahan yaitu wahana air untuk anak-anak, seperti kolam bermain bagi siswa SD dan SMP, agar pengunjung dapat menikmati hiburan keluarga yang aman dan menyenangkan.

Kemudian area santai untuk orang tua pun tak luput dari perhatiannya agar pengunjung dapat beristirahat sembari mengawasi anak-anak bermain.

"Kemudian penataan taman yang lebih menarik dan moderen, serta inovasi pengelolaan yang mendukung kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Juga perbaikan jalan setapak, akar pohon, hingga drainase, agar tidak ada lagi jalan yang licin, rusak, atau tergenang termasuk perbaikan kandang hewan jadi perhatian kita," ungkap Yamin.

“Kalau fasilitasnya lengkap, ada binatangnya, ada wahana air, ada hiburannya, dan ada UMKM saya yakin tempat ini akan jauh lebih ramai, terutama di akhir pekan,” ungkapnya lagi.

Dalam rencana revitalisasi, Pemkot Banjarmasin juga membuka ruang bagi perusahaan menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR).

“UMKM bisa ikut menghidupkan kawasan ini. Sistemnya bisa disesuaikan, apakah sewa atau retribusi. Yang jelas, kalau masuk taman, pengunjung tidak perlu membawa makanan dari luar karena sudah tersedia di dalam,” jelasnya.

Selain itu, bangunan lama seperti kafetaria yang sudah rusak juga akan diperbaiki agar bisa kembali menjadi tempat bersantai, bahkan menjadi lokasi acara ulang tahun anak.

Yamin juga mengusulkan agar area kosong di taman dimanfaatkan menjadi zona outbound untuk anak-anak. Selain itu, akan dibuat pula spot foto ikonik, seperti rumah kelinci atau patung bertema satwa, agar taman semakin menarik bagi generasi muda.

Baca juga: Ardiansyah sosialisasikan nilai-nilai Pancasila di penggiran Pegunungan Meratus

“Ini bisa menjadi ikon baru. Tempat berfoto seperti rumah kelinci juga bisa jadi daya tarik bagi anak-anak dan keluarga,” beber dia.

Yamin berharap seluruh rencana revitalisasi dapat mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026. 

"Harapan kita, tahun depan sudah bisa berjalan. Baik itu pembenahan, renovasi, penambahan hewan, hingga pembangunan wahana air. Semua harus dibuat perencanaannya dulu agar pembangunannya tertata," katanya.
 

Pewarta: Sukarli

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025