Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) (Kalsel), melepas keberangkatan Tim Ekspedisi Juhu melalui program bertajuk Langkah Kasih Mama Deden ke Pelosok Hulu Sungai Tengah di Halaman Kantor Bupati HST.
"Ekspedisi ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia DinI (PAUD) hingga ke wilayah terpencil, khususnya Desa Juhu di Kecamatan Batang Alai Timur (BAT)," kata Bunda PAUD HST Ny. Deny Era Samsul Rizal atau Mama Deden di Barabai, Rabu.
Baca juga: Bawaslu RI beri penghargaan bagi pengawas TPS di Desa Juhu
Pelepasan tim ekspedisi dihadiri Wakil Bupati HST, Forkopimda, Bunda PAUD HST Ny. Deny Era Samsul Rizal, Ketua GOW, Sekda HST, kepala SKPD, serta berbagai organisasi wanita dan relawan pendidikan.
Bunda PAUD Mama Deden menegaskan ekspedisi tersebut bukan hanya perjalanan fisik menembus medan berat, tetapi juga perjalanan hati untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dan komitmen kita bersama untuk memastikan layanan PAUD menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang berada di wilayah terjauh dan terisolasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pendidikan merupakan hak seluruh anak tanpa terkecuali dan tim ekspedisi akan memberikan dukungan moril dan materiil kepada masyarakat pelosok, serta mengidentifikasi kebutuhan yang menjadi tantangan peningkatan layanan PAUD.
“Perjalanan menuju Desa Juhu sangat menantang. Kami memohon doa restu agar seluruh tim diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesehatan selama menjalankan tugas mulia ini,” tambahnya.
Baca juga: BPBD HST cari informasi kondisi warga Pegunungan Meratus usai gempa
Sementara itu, Wakil Bupati HST H. Gusti Rosyadi Elmi, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pelayanan pendidikan yang merata hingga wilayah paling jauh.
“Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan kemanusiaan. Kita ingin memastikan sentuhan layanan PAUD terintegrasi dapat dirasakan hingga pelosok pegunungan, tanpa meninggalkan satu pun anak dari perhatian,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga mengapresiasi tinggi kepada seluruh perangkat daerah, Bunda PAUD, relawan, dan anggota tim ekspedisi yang akan menjalankan tugas berat dengan jarak tempuh yang tidak mudah.
“Dengan ketulusan dan semangat pengabdian, saya yakin perjalanan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” pesannya.
Baca juga: Masyarakat terpencil di HST nikmati telekomunikasi berbasis internet
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025
"Ekspedisi ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia DinI (PAUD) hingga ke wilayah terpencil, khususnya Desa Juhu di Kecamatan Batang Alai Timur (BAT)," kata Bunda PAUD HST Ny. Deny Era Samsul Rizal atau Mama Deden di Barabai, Rabu.
Baca juga: Bawaslu RI beri penghargaan bagi pengawas TPS di Desa Juhu
Pelepasan tim ekspedisi dihadiri Wakil Bupati HST, Forkopimda, Bunda PAUD HST Ny. Deny Era Samsul Rizal, Ketua GOW, Sekda HST, kepala SKPD, serta berbagai organisasi wanita dan relawan pendidikan.
Bunda PAUD Mama Deden menegaskan ekspedisi tersebut bukan hanya perjalanan fisik menembus medan berat, tetapi juga perjalanan hati untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dan komitmen kita bersama untuk memastikan layanan PAUD menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang berada di wilayah terjauh dan terisolasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pendidikan merupakan hak seluruh anak tanpa terkecuali dan tim ekspedisi akan memberikan dukungan moril dan materiil kepada masyarakat pelosok, serta mengidentifikasi kebutuhan yang menjadi tantangan peningkatan layanan PAUD.
“Perjalanan menuju Desa Juhu sangat menantang. Kami memohon doa restu agar seluruh tim diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesehatan selama menjalankan tugas mulia ini,” tambahnya.
Baca juga: BPBD HST cari informasi kondisi warga Pegunungan Meratus usai gempa
Sementara itu, Wakil Bupati HST H. Gusti Rosyadi Elmi, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pelayanan pendidikan yang merata hingga wilayah paling jauh.
“Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan kemanusiaan. Kita ingin memastikan sentuhan layanan PAUD terintegrasi dapat dirasakan hingga pelosok pegunungan, tanpa meninggalkan satu pun anak dari perhatian,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga mengapresiasi tinggi kepada seluruh perangkat daerah, Bunda PAUD, relawan, dan anggota tim ekspedisi yang akan menjalankan tugas berat dengan jarak tempuh yang tidak mudah.
“Dengan ketulusan dan semangat pengabdian, saya yakin perjalanan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” pesannya.
Baca juga: Masyarakat terpencil di HST nikmati telekomunikasi berbasis internet
Editor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025