Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (FPIK ULM) menerjunkan sebanyak 233 mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat pada 20 desa pesisir di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan.
"Kegiatan pengabdian ini merupakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik FPIK Berdampak 2025," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarbaru, Kamis.
KKN Tematik berdampak FPIK ULM menekankan pentingnya kontribusi konkret dan terukur dari mahasiswa dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal, khususnya sektor kelautan dan perikanan.
Prof Alim menyebut mahasiswa tidak hanya belajar hidup bersama masyarakat, tetapi juga menjadi agen perubahan yang bisa mengangkat potensi desa menjadi kekuatan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Selama satu bulan, mahasiswa diwajibkan bersosialisasi dengan masyarakat, mengimplementasikan program-program kerja, melatih inovasi dan memberikan motivasi kepada warga untuk bisa mengembangkan potensi ekonomi.
"Termasuk melakukan konservasi mangrove di pesisir laut yang bisa dijadikan ekowisata," ujarnya.
Di sisi lain, rektor menyampaikan apresiasi tinggi kepada segenap jajaran fakultas, dosen, dan panitia yang telah mempersiapkan program KKN Tematik secara matang.
Dia menekankan KKN bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan mahasiswa.
Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri saat melepas keberangkatan mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik FPIK Berdampak 2025. ANTARA/Firman