Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memberikan fasilitas sertifikasi halal gratis kepada pelaku usaha jasa boga atau katering sebagai dukungan kemajuan sektor industri kecil dan menengah (IKM) bidang kuliner.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichrom Muhtezar di Banjarmasin, Selasa, menyampaikan Pemkot Banjarmasin giat membantu IKM di bidang pangan, termasuk kuliner untuk mendapatkan sertifikat halal.
Baca juga: Banjarmasin tingkatkan pengembangan perikanan air tawar
Menurut dia, pada 2025 ini, Pemkot Banjarmasin melalui instansi itu menganggarkan untuk bantuan sebanyak 150 IKM pangan difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat halal gratis.
"Termasuk usaha katering diberikan bantuan ini, demikian juga pada 2026 sudah dirancang dianggarkan lagi," ungkapnya.
Tezar, panggilan akrabnya, menyampaikan program ini merupakan komitmen pemerintahan Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR dan Wakilnya Hj Ananda untuk memberikan perlindungan kepada IKM agar memiliki sertifikat halal dan berdaya saing di pasaran.
Menurut dia, fasilitas sertifikasi halal gratis bagi IKM ini, merupakan program berkesinambungan yang dilaksanakan sejak 2024.
Ia menjelaskan setiap tahun, IKM yang berminat mengikuti terus meningkat, bahkan pada tahun ini mencapai 300 IKM, sedangkan pada 2024, sebanyak 100 IKM.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin alokasikan puluhan miliar tangani darurat sampah
Khusus usaha katering, ujar Tezar, di kota ini cukup banyak pelaku usahanya, sebagai kota yang banyak jadi pilihan orang atau organisasi sebagai tempat acara.
"Usaha katering cukup besar memberikan peningkatan ekonomi daerah, juga kontribusi untuk mengurangi angka pengangguran," ujarnya.
Menurut dia, sertifikasi halal bukan hanya menjadi kebutuhan utama bagi konsumen Muslim, melainkan juga bagian penting dari strategi peningkatan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional.
Apalagi Kota Banjarmasin sebagai kota perdagangan, kota jasa dan pintu gerbang Ibu Kota Nusantara memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor IKM.
Maka dari itu, penting bagi semua untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki jaminan mutu, kebersihan dan kehalalan, kata Tezar.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin ajak masyarakat ramaikan Festival Manopeng Banyiur
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichrom Muhtezar di Banjarmasin, Selasa, menyampaikan Pemkot Banjarmasin giat membantu IKM di bidang pangan, termasuk kuliner untuk mendapatkan sertifikat halal.
Baca juga: Banjarmasin tingkatkan pengembangan perikanan air tawar
Menurut dia, pada 2025 ini, Pemkot Banjarmasin melalui instansi itu menganggarkan untuk bantuan sebanyak 150 IKM pangan difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat halal gratis.
"Termasuk usaha katering diberikan bantuan ini, demikian juga pada 2026 sudah dirancang dianggarkan lagi," ungkapnya.
Tezar, panggilan akrabnya, menyampaikan program ini merupakan komitmen pemerintahan Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR dan Wakilnya Hj Ananda untuk memberikan perlindungan kepada IKM agar memiliki sertifikat halal dan berdaya saing di pasaran.
Menurut dia, fasilitas sertifikasi halal gratis bagi IKM ini, merupakan program berkesinambungan yang dilaksanakan sejak 2024.
Ia menjelaskan setiap tahun, IKM yang berminat mengikuti terus meningkat, bahkan pada tahun ini mencapai 300 IKM, sedangkan pada 2024, sebanyak 100 IKM.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin alokasikan puluhan miliar tangani darurat sampah
Khusus usaha katering, ujar Tezar, di kota ini cukup banyak pelaku usahanya, sebagai kota yang banyak jadi pilihan orang atau organisasi sebagai tempat acara.
"Usaha katering cukup besar memberikan peningkatan ekonomi daerah, juga kontribusi untuk mengurangi angka pengangguran," ujarnya.
Menurut dia, sertifikasi halal bukan hanya menjadi kebutuhan utama bagi konsumen Muslim, melainkan juga bagian penting dari strategi peningkatan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional.
Apalagi Kota Banjarmasin sebagai kota perdagangan, kota jasa dan pintu gerbang Ibu Kota Nusantara memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor IKM.
Maka dari itu, penting bagi semua untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki jaminan mutu, kebersihan dan kehalalan, kata Tezar.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin ajak masyarakat ramaikan Festival Manopeng Banyiur
Editor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025