Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mendorong penguatan literasi berbasis budaya lokal melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) menulis dan penyusunan antologi budaya lokal.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tapin, Zainal Abidin menyebutkan kegiatan bimtek menulis ini sebagai bagian dari langkah strategis merawat ingatan kolektif masyarakat di tengah derasnya arus digital.
“Tapin bukan hanya wilayah administratif, tapi rumah bagi warisan budaya yang perlu dijaga melalui tulisan,” ujarnya, di Rantau, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Rabu.
Zainal mengatakan Kegiatan bimtek ini bertajuk Menulis Tapin Maju Merangkai, Merawat Ingatan, diikuti sejumlah penulis lokal yang berupaya mendokumentasikan kekayaan budaya Tapin lewat tulisan.
Ia berharap hasil antologi budaya dapat memperkuat identitas Tapin dan menjadi warisan pengetahuan untuk generasi mendatang.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Tapin Rustam Nawawi menyebutkan DPRD Tapin sedang menyiapkan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Minat Baca.
“Kami tidak hanya mendukung kegiatan ini, tapi juga akan mengawal upaya literasi melalui perda, kolaborasi dengan komunitas, hingga pelibatan dunia usaha,” kata Rustam.
Menurut Rustam, dunia usaha bisa turut serta dalam gerakan literasi, baik dalam bentuk donasi buku maupun dukungan terhadap kegiatan literasi yang digagas pemerintah daerah atau komunitas.
"DPRD Tapin siap mengusulkan anggaran agar kegiatan serupa agar dapat berkelanjutan," ujarnya.
Editor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025