Warga Desa Hauwai, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan mengharapkan jembatan yang ada di desa mereka dapat segera diperbaiki oleh pemerintah daerah karena merupakan akses utama warga untuk melintas.

“Sebenarnya jembatan itu sudah pernah diperbaiki sekitar tahun 2017 lalu, namun yang diperbaiki hanya lantainya saja dan karena sudah lama kembali rusak,” kata Burhan salah satu warga setempat kepada ANTARA, Selasa.

Baca juga: Kadis PUPR Tabalong : Proyek strategis tumbuhkan kemandirian daerah

Burhan menuturkan, pada (17/7/2023) lalu ada sebuah truk yang ingin melewati jembatan tersebut namun terperosok karena lantai jembatannya yang sudah tidak kuat menahan beban, ditambah sisi jembatan juga roboh yang berdampak roda empat sementara tidak bisa lewat.

Burhan melanjutkan jembatan tersebut menjadi penghubung antara RT.10 ke RT.03 Desa Hauwai, serta juga sebagai akses warga untuk pergi ke kebun, anak-anak ke sekolah, ke desa tetangga hingga ke kantor Kecamatan Halong.

“Sebenarnya ada jalan alternatif, tetapi harus memutar dengan waktu yang ditempuh lumayan lama,” ucap Burhan.

Burhan menambahkan, untuk itu warga sangat berharap kepada pemerintah daerah agar secepatnya jembatan tersebut dapat diperbaiki agar aktivitas warga kembali normal terlebih roda empat juga dapat melintas.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Balangan Rina Ariyani mengungkapkan jembatan yang ada di Desa Hauwai, Kecamatan Halong itu sudah memasuki tahap lelang kedua dan juga sudah proses kontrak.

“Nanti jembatan diganti dengan box culvert dengan nilai kontrak sekitar Rp485 juta dengan lama pengerjaan 130 hari hingga 3 Desember 2023,” ungkap Rina.

Baca juga: Jembatan Kumap yang ambruk berusia 30 tahun

Pewarta: Ragil Darmawan

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023