Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Kalimantan Selatan (Disdukcapil-KB Kalsel) Zulkifli mengatakan data kependudukan catatan sipil sangat penting, sehingga digunakan instansi lain. 

"(Sebab itu) tertib administrasi sangat penting karena (datanya digunakan) bidang-bidang lain,  baik Komisi Pemilihan Umum maupun bidang lainnya," jelas Zulkifli pada sosialisasi pentingnya dokumen pencatatan sipil menuju tertib administrasi kependudukan, di Aula Mufakat Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala, Selasa. 

Menurut dia, banyak tantangan dalam pemenuhan data kependudukan. 

Namun, sebut dia, bagaimanapun dokumen kependudukan adalah hak asasi yang harus dipenuhi. 

"Siapapun yang lahir di Indonesia berhak mendapatkan akta kelahiran dan mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan," tambahnya. 

Penjabat Bupati Batola Mujiyat berharap jajaran Dukcapil melakukan jemput bola untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. 

"Kalau perlu kita berkantor di daerah yang tertinggal dalam pendataan kependudukan," sarannya. 

Dia juga berharap seluruh jajaran Pemkab Batola dapat turun langsung ke masyarakat dan segera menyelesaikan permasalahan yang ada.

Acara sosialisasi tersebut diikuti 50 peserta terdiri atas kepala desa/lurah, ketua Tim Penggerak PKK desa/kelurahan dari Kecamatan Anjir Muara, Kecamatan Rantau Badauh, Kecamatan Mandastana, dan Kecamatan Barambai.

 

Pewarta: Arianto

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2022