Perkumpulan Putra/putri Saraba Kawa atau "Pusaka" Tabalong Kalimantan Selatan membagi-bagikan "hygiene kit" (tempat kebersihan) kepada siswa/siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) di kabupaten paling utara provinsi tersebut, Jumat.
"Bagi-bagi tempat kebersihan tersebut kerja sama kami kedua dengan Filantropi Indonesia," kata Direktur Pusaka - sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM); Kabupaten Tabalong Firman Yusi melalui telepon seluler usai membagi-bagikan.
Sebelumnya Pusaka bekerjasama dengan Filsntropi Indonesia melakukan vaksinasi terhadap penyandang disabilitas dan masyarakat adat terpencil dengan 1.000 dosis vaksis J&J.
"Kali ini dengan kelompok sasaran yang sama, total 500 tempat kebersihan yang kami distribusikan," papar Firmam Yusi yang juga Sekretaris Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalsel.
Ia menerangkan, pada SLB Tabalong di Tanjung (237 km Utara Banjarmasin), ibukota kabupaten tersebut untuk guru dan siswa dialokasikan 150 paket hygiene kit berisi vitamin, masker sekali pakai, masker yang dapat dipakai berulang kali, dan soap paper (sabun kertas).
"Meski pandemi sudah sangat melandai, tapi kita tetap harus waspada. Apalagi ada informasi kemunculan varian baru di negara lain, karenanya, protokol kesehatan (Prokes) tetap harus jadi perhatian kita," tambahnya.
Aktivitas bagi-bagi hygiene kit nyambung dengan posisi Firman Yusi sendiri sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel yang juga membidangi pendidikan dan kesehatan.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2022
"Bagi-bagi tempat kebersihan tersebut kerja sama kami kedua dengan Filantropi Indonesia," kata Direktur Pusaka - sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM); Kabupaten Tabalong Firman Yusi melalui telepon seluler usai membagi-bagikan.
Sebelumnya Pusaka bekerjasama dengan Filsntropi Indonesia melakukan vaksinasi terhadap penyandang disabilitas dan masyarakat adat terpencil dengan 1.000 dosis vaksis J&J.
"Kali ini dengan kelompok sasaran yang sama, total 500 tempat kebersihan yang kami distribusikan," papar Firmam Yusi yang juga Sekretaris Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalsel.
Ia menerangkan, pada SLB Tabalong di Tanjung (237 km Utara Banjarmasin), ibukota kabupaten tersebut untuk guru dan siswa dialokasikan 150 paket hygiene kit berisi vitamin, masker sekali pakai, masker yang dapat dipakai berulang kali, dan soap paper (sabun kertas).
"Meski pandemi sudah sangat melandai, tapi kita tetap harus waspada. Apalagi ada informasi kemunculan varian baru di negara lain, karenanya, protokol kesehatan (Prokes) tetap harus jadi perhatian kita," tambahnya.
Aktivitas bagi-bagi hygiene kit nyambung dengan posisi Firman Yusi sendiri sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel yang juga membidangi pendidikan dan kesehatan.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2022