Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Petani di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, bakal mendapatkan bantuan benih gratis dari pemerintah pusat guna mendukung program perluasan areal persawahan melalui kegiatan cetak sawah 1.000 hektare.

Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabalong Rahman Effansyah di Tanjung, Jumat, mengatakan bantuan benih padi gratis jenis unggul dari dana APBN untuk luas areal 8.500 hektare.

"Tahun ini Kabupaten Tabalong mendapat bantuan program cetak sawah seluas 1.000 hektare karena itu bantuan benih padi gratis juga diberikan pemerintah pusat agar petani bisa mendukung upaya peningkatan produksi padi," katanya.

Terkait dengan persiapan pelaksanaan program cetak sawah 1.000 hektare, kata Effansyah, tim teknis masih melakukan verifikasi di lapangan dan sekitar 700 hektare sudah selesai diverifikasi.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura setempat menargetkan tahun ini bisa merealisasikan tanam padi seluas 25.000 hektare dengan produksi sekitar 4,8 ton gabah kering giling per hektarenya.

Selain mendapatkan bantuan benih padi gratis dari pemerintah pusat, tahun ini APBD Provinsi Kalsel juga mengalokasikan program yang sama untuk luas areal 100 hektare.

"Calon petani dan calon lahan cetak sawah harus kita verifikasi untuk memastikan layak atau tidak mendapatkan program ini dan targetnya tahun ini bisa tanam seluas 25.000 hektare," kata Effansyah.

Data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menyebutkan calon petani dan calon lahan (CPCL) cetak sawah Tahun Anggaran 2016 tersebar di sembilan kecamatan, yakni Jaro, Muara Uya, Haruai, Bintang Ara, Tanjung, Tanta, Kelua, Pugaan, dan Banua Lawas.

Total luas lahan CPCL mencapai 1.044 hektare di 18 desa dengan usulan 10 sampai 164 hektare setiap desa.

Usulan cetak sawah masing-masing di Desa Namun, Simpung Layung, Nawin, Suriyan, Mahe Pasar, Usih, Kambitin, Kalahang, Pamarangan Kiwa, dan Warukin.

Selain itu, Desa Pulau Ku`u, Masintan, Tamunti, Jirak, Pampanan, Halangan, dan Banua Rantau.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016