Walikota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan mengakui, kinerjanya belum maksimal selama memimpin kota dengan julukan seribu sungai ini.


Belum maksimalnya kinerja tersebut dikarenakan beberapa faktor, ungkap Walikota Banjarmasin Muhidin saat menggelar jumpa pers memperingati satu tahun kepemimpinannya, Kamis (11/8).


Faktor utama yaitu biaya besar untuk membangun kota dan faktor selanjutnya yakni segala bentuk pembangunan harus ada payung hukum yang mengawal setiap kebijakan.


Sebagai salah satu contoh belum maksimalnya kinerja yaitu Kota Banjarmasin hingga kini belum berhasil mendapatkan penghargaan Adipura.


Selain itu masih banyak pekerjaan yang tertunda dan belum diselesaikan karena setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara bertahap atau tidak sekaligus.


"Secara kasat mata saya memimpin Kota Banjarmasin selama satu tahun, namun kepala satuan kerja perangkat daerah baru terbentuk lima bulan teraknir," katanya.


Namun demikian kinerja seluruh perangkat kerja daerah terus dimaksimalkan dengan jalan menyusun seluruh program kerja guna pembangunan Kota Banjarmasin.


Program kerja yang masih dalam tahap penyelesaian yaitu pembangunan sejumlah turap serta normalisasi sungai agar sungai bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.


Fokus tahun 2012 adalah normalisasi sungai serta rehab sejumlah jembatan yang dinilai tidak layak sehingga harus ditinggikan.


Oleh sebab itu seluruh perangkat kerja daerah harus bersinergi guna pembangunan Kota Banjarmasin menuju kota metropolitan yang dicanangkan beberapa tahun mendatang./her*C

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011