Pandemi COVID-19 yang kian terkendali membuat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mulai melakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di sektor Usaha Mikro  Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelaksana tugas (Plt) Bupati HSU H Husairi Abdi di Amuntai, Selasa (19/7/22) mengatakan,  Jajaran Pemerintah Daerah yang melaksanakan Focus Group Discusion (FGD) harus menghasilkan langkah-langkah starategis untuk perbaikan ekonomi 

"Melalui pertemuan FGD ini tentunya memiliki nilai  strategis kita untuk merumuskan upaya pemulihan dan peningkatan ekonomi pasca Pandemi COVID-19," ujar  Husairi.
 
Plt Bupati HSU H Husairi Abdi saat membuka dan memberi sambutan pada Kegiatan Focus Group Discusion (FGD) dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa di Aula Kantor Kejari HSU di Amuntai, Selasa (19/7/22). (ANTARA/Eddy A/Kominfo HSU)

Husairi mengatakan, pihak Kejaksaan Negeri HSU seiring memperingati Hari Bhakti Adhyaksa telah memfasilitasi pelaksanaan FGD bertempat di Aula Kantor Kejari HSU merupakan wujud dukungan Kejari HSU dalam membantu perbaikan ekonomi Pasca COVID-19.

FGD yang mengankat tema 'Mencari Solusi Pengembangan Perekonomian Daerah Pasca Pandemi' menghadirkan Anggota DPRD, pimpinan SKPD, dunia usaha, perbankan, BUMN, BUMD dan akedemisi.

Husairi tidak dipungkiri, selama pandemi COVID-19 sebagian besar UMKM di HSU terkena dampak yang mengakibatkan berkurangnya sisi pendapatan.

Berdasarkan survei Bank Indonesia (BI) sebanyak 87,5 persen UMKM Indonesia terdampak pandemi COVID-19 dan sekitar 93,2 persen diantaranya terdampak negatif di sisi penjualan.

Ia meneruskan, UMKM yang tidak terkena dampak pandemi hanya sekitar 12,5 persen dan 27,6 persen diantaranya justru menunjukkan peningkatan penjualan.

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2022