Jakarta, (Antaranews Kalsel) - Indonesia menargetkan dapat meraih empat emas pada cabang olahraga bridge di SEA Games 2018 yang akan dilaksanakan di Indonesia sebagai tuan rumah.


Hal tersebut dirasa salah satu altet bridge nasional Taufik Asbi tidak terlalu ambisius karena Indonesia mempunyai prestasi gemilang di cabang olahraga kartu tersebut.

"Pada turnamen Asia Cup Bridge 2014, tim putri dan tim campuran berhasil meraih medali emas, sementara tim putra mendapatkan perak. Jadi saya rasa kita dapat meraih empat emas pada SEA Games," kata Taufik saat ditemui di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan olahraga bridge di SEA Games mempunyai tiga kategori yang masing-masing kategori merebut tiga medali emas.

"Ada kategori tersebut ada kategori putra, putri dan beregu, dalam setiap kategori dibagi lagi menjadi beberapa nomor yaitu beregu, pasangan dan "butler". Jadi totalnya ada sembilan medali emas," kata dia.

Dia mengatakan pesaing kuat Indonesia dalam kategori putri dalam ajang yang digelar dua tahun sekali itu adalah Tiongkok dan Jepang, sementara pada tim putra pesaing terkuatnya adalah Singapura dan Tiongkok, dan pada tim beregu adalah Taipe dan Hongkong.

Untuk meningkatkan prestasi atlet bridge, pelatihan nasional akan diadakan paling cepat akhir tahun ini dengan jumlah peserta lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

"Nanti juga disiapkan dua lapis pemain, lapis kedua tersebut dimaksudkan sebagai pemain pengganti jika lapis utama mendapat halangan," kata Taufik.

Pada pelatihan nasional tersebut para atlet akan dipersiapkan fisknya, teori, kemampuan menghitungnya dan strategi.

Dia memandang saat ini di Indonesia sangat sedikit turnamen bridge.

"Mungkin karena kondisi perekonomian sedang tidak baik, kalau dulu sebulan bisa tiga kali ada turnamen," kata dia.

Menurut dia turnamen tersebut sangat baik untuk atlet meningkatkan kemampuannya dalam bertanding./e 

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015