Pelaihari, (Antaranews Kalsel) - Kepala Sub Bidang Pemulihan Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Amarullah mengatakan, Desa Kertajaya, Kecamatan Bajuin ditetapkan sebagai Kampung Iklim.


 "Ditetapkannya Desa Kertajaya sebagai Kampung Iklim oleh BLH Tanah Laut, karena warga desanya sangat penduli terhadap lingkungan," ujar Kasubid Pemulihan Lingkungan BLH Tanah Laut Amarullah, di Pelaihari, Selasa.

 Menurut dia, berbagai kegiatan lingkungan yang dilakukan warga desa tersebut seperti, kerajinan tangan dari bahan bekas, gotong royong, peduli terhadap sampah, pembuatan biogas dan tidak menebang pepohonan.

 Diutarakannya, Kampung Iklim di Kalimantan Selatan, hanya ada di Tanah Laut dan dalam waktu dekat akan diusulkan ke Kementerian Lingkungan dan Kehutana RI, agar lebih kuat statusnya.

 Apabila nantinya kementerian Lingkungan dan Kehutanan RI mengeluarkan ketetapan Desa kertajaya sebagai Kampung Iklim, sebut dia, maka satu-satunya di Kalsel, Kampung Iklim ada di Tanah laut.

 Dari kegiatan ramah lingkungan itu, jelas dia, banyak manfaat dirasakan warga Desa Kertajaya diantaranya, lingkungan menjadi hijau dan udara tetap segar.

 Bahkan, ucap dia, dengan ketrampilan membuat kerajinan rumah tangga dari bahan bekas gelas plastik dan bungkus minyak goreng menjadi sumber pendapatan baru warga desa tersebut.

 Lebih lanjut dia mengemukakan, kegiatan ramah lingkungan, kerajinan rumah tangga, pemanfaatan kotoran hewan menjadi biogas, dan penghijauan tersebut mendapat perhatian khusus dari BLH Tanah Laut.

 Salah satu perhatian BLH Tanah Laut terhadap warga Kampung Iklim tersebut, ucap dia, memberikan tempat untuk memasarkan produk kerajinan bahan bekas berupa taplak meja, tempat tisu, tas di depan rumah Jabatan Bupati Tanah Laut.

 Dia berharap, ditetapkannya Desa Kertajaya sebagai Kampung Iklim di Tanah Laut dapat memberikan contoh kepada desa lainnya di daerah itu agar peduli terhadap kelestarian lingkungan

Pewarta: Arianto

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015