Barabai, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - Bank Indonesia Wilayah Kalimantan mengembangkan klaster perikanan di Kabuapaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan ikan di provinsi ini.


Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Harun Nurasid, di Barabai, Selasa, mengatakan pengembangan klaster budidaya ikan air tawar ini, diharapkan juga dapat mengurangi angka pengangguran.

Salah satu upaya untuk membangun klaster perikanan tersebut, kata Harun, Bank Indonesia Wilayah Kalsel, telah menyerahkan paket bantuan perikanan kepada kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Harapan Jaya, Desa Samhurang, Kecamatan Labuan, Amas Utara (LAU), HST.

Paket bantuan perikanan tersebut, hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan dengan Pemkab HST, untuk mendukung program pengembangan Klaster budidaya ikan air tawar di daerahnya.

Harun berharap, melalui bantuan tersebut, warga Desa Samhurang, dapat memelihara dan mengembangkan paket bantuan ikan tersebut sebagaimana mestinya, sehingga pada saat panen ikan, hasilnya sangat memuaskan.

"Hasil ikan yang dibudidayakan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan kelompok dan warga Desa Samhurang. Karena hasilnya nanti, selain bisa dikonsumsi sendiri bisa dijual hingga keluar daerah," katanya.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Murakata ini, juga mengungkapkan dalam kurun waktu empat tahun terakhir, banyak prestasi yang telah terukir.

"Prestasi tersebut, tak luput dari peran dan kerja keras kita semua. Salah satunya, mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan," katanya.

Pengembangan klaster budidaya ikan air tawar ini, juga diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran, dan mendukung pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah di daerahnya.

Ketua Pokdakan Harapan Jaya Saniaturrahman, mengatakan pada 2011, kelompok pembudidaya ikan air tawar di desanya hanya memiliki lima buah keramba, namun setelah adanya pembinaan dari PPL dinas perikanan, secara swadaya telah menambah jumlah keramba.

"Ditambah dengan adanya bantuan paket perikanan dari pemkab HST dan BI provinsi Kalsel ini, kelompok kami merasa terbantu dalam membudidayakan ikan air tawar, dengan harapan dapat menambah penghasilan kami sehari-hari," katanya.

Kepala dinas perikanan dan peternakan HST, Zainal Abidin, juga menyampaikan jumlah paket perikanan yang diserahkan, yaitu keramba sebanyak tujuh unit atau 21 buah, pakan sebanyak 63 sak, dan ikan nila yang dijadikan sebagai percobaan sebanyak 6.300 ekor.

"Terpilihnya Desa Samhurang sebagai percontohan budidaya ikan air tawar, karena Desa Samhurang memiliki banyak potensi dalam pengembangan ikan air tawar," katanya.

  Selain itu, ada beberapa ikan air tawar yang sudah dibudidayakan diantaranya ikan mas dan papuyu, sehingga diharapkan budidaya ikan air tawar di Desa Samhurang ini, dapat meningkatkan kesejahteraan warganya.   

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015