Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Capt M Hasan Basri, mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan untuk membuat kapal perintis negara dan dapat dioperasikan di Kotabaru mulai 2016.


"Mudah-mudahan, tahun ini (2015), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, mengalokasikan dana untuk pembangunan kapal perinstis, dan mudahan-mudahan juga 2016 sudah bisa dioperasikan," jelas Hasan Basri,di Kotabaru, Selasa.

Hal tersebut disamp0aikan saat rapat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah, DPRD Kotabaru dan instansi terkait lainnya.

Untuk terwujudnya usulan tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kotabaru, meminta dukungan Pemkab Kotabaru dalam hal ini Bupati Kotabaru, H Irhami Ridjani, dan DPRD Kotabaru.

Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, mengaku siap mendukung program-program yang diperuntukkan bagi masyarakat Kotabaru.

"Kami siap mendukung semua program yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemudahan masyarakat Kotabaru," ujarnya.

Ketua DPRD Kotabaru Hj Alfisah, juga menyatakan, dukungannya terhadap semua program-program yang intinya untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan pelayanan masyarakat Kotabaru.

Sementara itu, sejak kapal perintis KM Delta Sembaga mengakhiri masa kontraksnya akhir Desember 2014, hingga saat ini pelayaran Kotabaru-Pulau Sembilan tidak tersedia angkutan umum.

Akibatnya, masyarakat Pulau Sembilan resah, karena barang angkutan penumpang dan distsrisbusi sembako ke daerah tersebut terganggu.

Kapal perintis KM Delta Sembaga sebagai kapal yang akan dioperasikan perusahaan pemenang lelang juga belum dapat segera dioperasikan, karena terbitnya maklumat pelayaran dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.

Komandan Lanal Kotabaru Letkol Laut (P) Bagus Handoko, mengatakan, pihaknya siap mengoperasikan KRI Mutatuli 561 untuk membantu mendistribusikan barang sembilan bahan pokok, ke Pulau Sembilan.

"Apabila pemerintah daerah menyatakan darurat, kami siap mengoperasikan KRI Mutatuli 561 mendistristribusikan sembako ke Pulau Sembilan," katanya.

Kesiapan tersebut disampaikan Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Kotabaru, usai melakukan rapat koordinasi dengan Forum Pimpinan Daerah, bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kotabaru, dan DPRD setempat, terkait ditundanya pengoperasian kapal perintis ke Pulau Sembilan, Kotabaru.

Danlanal mengaku, akan mengoperasikan KRI Mutatuli untuk mengangkut sembako dan penumpang ke Pulau Sembilan, hingga tersedianya angkutan umum.

"Kalau diperlukan satu kali pelayaran kami siap, dua kali kami juga siap, atau sesuai permintaan pemerintah daerah," terang dia.***1***



(T.I022/B/H005/H005) 24-02-2015 07:56:00

Pewarta: Imam Hanafi

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015