Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan Profesor Udiansyah mengatakan dana yang dikumpulkan LLDIKTI XI PEDULI  hingga Kamis (21/1/2021) telah mencapai Rp83.610.000 akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas umum di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang rusak akibat banjir.

Guru Besar Fakultas Kehutanan Univertasitas Lambung Mangkurat (ULM) tersebut, Kamis mengaku, sangat berterima kasih atas kerja sama semua tim dalam menghimpun bantuan untuk para korban banjir di Kalimantan Selatan melalui LLDIKTI XI PEDULI.

Tim yang dibentuk atas ide LLDIKTI XI Kalimantan itu melibatkan semua unsur pada perguruan tinggi swasta (PTS) di Kalimantan terutama dosen dan mahasiswa.

Menurut Prof Udianyah, setelah melakukan rapat dengan TIM LLDIKTI PEDULI, untuk sementara dana yang berhasil dihimpun dari para donatur sebesar Rp83.610.000.

Donasi yang dikumpulkan secara transparan tersebut, tambah dia, akan disalurkan secara akuntabel, tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk membangun faslitas umum yang rusak akibat banjir di Kabupaten HST, mengingat HST paling terdampak banjir. 

"Prioritas kami adalah membangun kembali fasilitas umum yang mengalami kerusakan parah atau sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak banjir. Kita pilih Kabupaten HST, karena di daerah ini yang mengalami kerusakan sangat parah," katanya.

Prof  Udiansyah mengatakan, sebelum membangun fasilitas yang rusak tersebut, LLDIKTI XI PEDULI terlebih dahulu akan menurunkan tim untuk melakukan inventarisasi kerusakan fasilitas umum yang diperlukan, sehingga benar-benar diketahui fasilitas umum yang mendesak untuk dibangun.   
Salah satu masjid di kecamatan Hantakan, HST dan sisa-sisa puing bangunan yang hancur di terpa banjir bandang, Kamis (14/1) (Antaranews Kalsel/M Taupik Rahman)


Bahkan kata dia, agar pembangunan faslitas itu tepat sasaran, LLDIKTI XI PEDULI telah membentuk Tim kecil yang terdiri atas dosen teknik sipil di berbagai PT untuk merencanakan dan mendesain serta berkoordinasi, di mana, kapan serta bagaimana melaksanakan rencana dan desain.

"Saya dan kawan-kawan pengelola bertekad untuk melaksanakan amanah ini secara transparan dan akuntabel. Kami punya ide, bantuan ini kami rencanakan untuk masyarakat yang terdampak sangat berat," katanya. 

Bagi dosen yang terklibat, akan dicatat sebagai pengabdian masyarakat dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dan mahasiswa sebagai kegiatan lapangan dalam pelaksanaan merdeka belajar.

Namun, kata dia, dana yang dihimpun dari LLDIKTI PEDULI itu kemungkinan memang tak mencukupi untuk membangun fasilitas umum yang diperlukan, sehingga masih tetap perlu mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, agar donasi bisa terus bertambah dan bermanfaat lebih maksimal.

"Namun paling tidak, dengan jumlah donasi yang ada, bisa sebagai perangsang bagi instansi lain untuk melakukan kerja sama, seperti Dinas Sosial dan Dinas PUPR. Karena itu tim kecil yang kita bentuk pun akan berkoordinasi dengan pemkab setempat untuk menentukan fasilitas apa yang mendesak untuk dibangun," katanya.
 
. (Antaranews Kalsel/Humas LLDIKTI Wilayah XI)

Pada kesempatan itu, Prof  Udiansyah mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan donatur menyalurkan dana lewat LLDIKTI XI PEDULI. Sedangkan kepada semua tim yang terlibat, dia meminta agar amanah para donatur dijalankan dengan baik melalui kerja keras dan penuh tanggung jawab.

"Dompet LLDIKTI XI PEDULI hingga kini masih dibuka, sehingga bagi donatur yang ingin menyalurkan bantuan dan dukungannya bisa langsung mengirim ke rekening BNI 6006996001 atas nama LLDIKTI Peduli," katanya. 




 

Pewarta: .

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021