Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Proyektil peluru yang ditembakkan ke kaki korban oleh pelaku perampokan akhirnya berhasil dikeluarkan tim medis dari kaki korban dan kini proyektil tersebut dikirim ke laboratorium forensik Surabaya.


Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, AKBP Dwi Ariwibowo Sik di Banjarmasin, Sabtu mengatakan, saat ini kasus perampokan tersebut ditangani oleh Polresta Banjarmasin.

Untuk pengembangan kasus perampokan tersebut, pihak Polresta Banjarmasin mengirimkan satu proyektil peluru yang ditembakkan ke kaki kiri korban yang juga pemilik toko emas yang berada di Pasar Sudimampir di kota tersebut.

Dikirimnya proyektil peluru yang ditembakkan dari senjata api oleh salah satu pelaku perampokan itu, dimaksudkan untuk mengetahui senjata api apa yang dimiliki pelaku tersebut.

Selain mengirim proyektil peluru ke laboratorium forensik Polri Surabaya, pihak Polresta Banjarmasin juga mengirimkan barang bukti lainnya yang ditemukan di tempat kejadian perampokan itu.

"Kasus perampokan ini terus kita kembangkan dan dalami, saat ini polisi juga sedang melakukan pemeriksaan dan mencari saksi-saksi di lapangan yang mengetahui adanya perampokan itu," ucapnya kepada Wartawan.

Lanjutnya, Polresta juga terus melakukan penyelidikan di lapangan dan pengejaran terhadap para pelaku perampokan yang diperkirakan berjumlah enam orang itu.

Selain itu juga, polisi yang bertugas di lapangan dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku perampokan itu diharapkan lebih berhati-hati karena pelaku memiliki senjata api.

"Untuk dua orang korban perampokan yang diketahui suami isteri dan pemilik toko emas angkasa indah yang dirampok oleh para pelaku itu, kondisi sudah mulai membaik namun belum bisa dilakukan pemeriksaan," ucap pria yang menggemari olah raga Offroad itu.

Untuk diketahui, kejadian perampokan toko emas angkasa indah yang berlokasi di Jalan Ujung Murung Pasar Sudimampir itu terjadi pada Rabu (8/1) pagi sekitar pukul 08.45 wita dan suami isteri sebagai pemilik toko tersebut salah satunya sempat mengalami luka tembak dan perampok juga habis menguras emas di dalam toko tersebut.

Sedangkan untuk nama pemilik toko emas angkasa indah yang menjadi korban perampokan itu diketahui bernama Yukeng (70) dan isterinya Chui Ing (65) mereka warga KS Tubun Kelurahan Pekauman Kecamatan Banjarmasin Selatan.

  Kedua korban tersebut sampai saat ini, masih mendapat perawatan pihak medis di salah satu rumah sakit di Kota Banjarmasin, karena pasca operasi dan masih mengalami trauma akibat kejadian perampokan yang dialami mereka berdua.    

Pewarta:

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2014