Sebanyak lima bunga langka dilindungi Raflesia arnoldi mekar di tiga titik di kawasan hutan Desa Ulak Bandung, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

“Ada lima Raflesia arnoldi yang sedang mekar sempurna saat ini di tiga lokasi berbeda dengan jarak antarlokasi sekira 500 meter,” kata Ketua Komunitas Pemuda Peduli Wisata (Pelista) Kecamatan Muara Sahung, Antoni William saat dihubungi dari Bengkulu, Rabu.

Ia mengatakan kelima bunga Raflesia tersebut merupakan jenis arnoldii yang merupakan salah satu jenis yang diidentifikasi oleh Dr Joseph Arnold saat mengikuti ekspedisi di hutan Bengkulu dipimpin Thomas Stamford Raffles.

Menurut Antoni, habitat bunga langka tersebut dapat diakses dengan mudah menggunakan kendaraan roda dua selama 10 menit dari Desa Ulak Bandung.

“Dari badan jalan produksi pertanian warga hanya 50 meter jadi sangat mudah diakses,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa diameter kelima bunga tersebut rata-rata 80 centimeter dan dapat dinikmati hingga empat hari ke depan.



Komunitas, lanjut Antoni, telah memetakan 11 titik habitat Raflesia jenis arnoldii dan bengkuluensis di wilayah sekitar desa mereka.

Dalam beberapa pekan, kata dia, beberapa bunga raflesia jenis arnoldii dan bengkuluensis akan mekar sebab saat ini terdata lebih dari 20 bongkol atau calon bunga di 11 titik habitat tersebut.



Ia mengharapkan kekayaan flora yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu ini dapat menjadi modal dalam mengembangkan Desa Ulak Bandung sebagai desa wisata.

Dengan promosi dan publikasi lewat media sosial yang digunakan anggota komunitas selama ini mampu mendatangkan wisatawan domestik, bahkan asing asal Rusia, Australia dan lainnya ke habitat rafflesia di desa mereka.

"Kami juga sudah membuat paket wisata dengan potensi air terjun dalam goa yang ada di sekitar habitat bunga rafflesia jadi wisatawan dapat juga menikmati keaslian alam Muara Sahung," katanya.



Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua dan empat dari Kota Bengkulu dengan waktu tempuh berkisar empat hingga lima jam perjalanan. Sejumlah pilihan untuk menggunakan kendaraan umum juga tersedia.

Pewarta: Helti Marini S

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020