Barabai, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - PT PLN Area Barabai Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, mengembangkan listrik pintar atau penggunaan daya listrik dengan sistem pulsa sebagai solusi efektif bagi masyarakat untuk mengendalikan pemanfaatan daya listrik rumah tangga.


Untuk mengenalkan sistem listrik pintar tersebut PLN Barabai menggelar sosialisasi kepada masyarakat, di Barabai, Selasa, tentang keunggulan pemanfaatan listrik pintar.

Narasumber dari PLN Mahyudin mengatakan, listrik pintar merupakan layanan baru dari PLN untuk konsumen dalam mengelola konsumsi listrik melalui meter elektronik listrik pintar.

Dengan sistem ini, kata dia, konsumen bisa lebih mudah mengoptimalkan konsumsi listrik dan konsumen tidak perlu berurusan dengan pencatatan listrik tiap bulan.

Selain itu, konsumen tidak perlu terikat dengan jadwal pembayaran listrik bulanan karena persediaan KWH dapat ditambah berapa saja dan kapan saja sesuai kebutuhan dan keinginan.

"Kita juga telah menyiapkan banyak outlet penjualan token atau pulsa strom untuk kebutuhan program listrik pintar tersebut," katanya.

Keunggulaan dan manfaat listrik pintar lainnya, yaitu konsumen dapat mengendalikan sendiri pemakaian dan pembelian sesuai kemampuan, tidak ada sanksi pemutusan dan privasi tidak terganggung.

Keuntungan lainnya, konsumen tidak dimintai uang jaminan langganan, bebas biaya beban, tidak ada masalah baca meter, serta stroom yang dibeli tidak ada masa kadaluarsanya.

Bagi warga yang ingin pasang baru listrik pintar juga mudah dengan cara memyampaikan permohonan langsung ke PLN dengan syarat kartu identitas, kopi rekening listrik.

Selain itu juga alamat lengkap dan sket lokasi, daya yang diminta dan peruntukkannya, nomor telepon rumah/telepon selular, selanjutnya PLN akan melakukan survei dan bila disetujui pemohon akan menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) serta membayar biaya penyambungan sesuai tarif yang berlaku.

"Bagi pelanggan yang akan beralih dari meter konvensional ke meter listrik pintar tanpa perubahan daya tidak dipungut biaya atau bebas biaya administrasi dengan cukup membawa kopi kartu identitas, alamat lengkap beserta sketsa lokasi, nomor telepon rumah atau telepon selular serta kopi rekening listrik terakhir," katanya.

Panitia Pelaksana Kegiatan Masdullhak menjelaskan kegiatan ini merupakan sosialisasi yang keempat yang dilaksanakan di Kabupaten HST di tahun 2013, dan untuk kecamatan Barabai diikuti 125 orang peserta terdiri atas enam kelurahan, 12 desa dan perwakilan SKPD di lingkup Pemkab HST.

Kegiatan yang berlangsung interaktif menghadirkan beberapa narasumber dari PT PLN (Persero) Area Barabai ini disambut antusias warga dengan banyak tanggapan dan pertanyaan serta mempergunakan beberapa alat peraga yang mempresentasikan penggunakan listrik prabayar yang mudah, nyaman, dan terkendali

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013