Oleh: Ulul Maskuriah

Barabai, (Antaranews Kalsel) - Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan menargetkan penanaman pohon seluas 120 hektar per tahun sebagai upaya membantu menyukseskan gerakan nasional penanaman satu miliar pohon.

Bupati Hulu Sungai Tengah Harun Nurasid di Barabai, Senin mengatakan bahwa penanaman tersebut juga sebagai upaya Pemerintah Kabupaten HST untuk menekan polusi udara serta mengantisipasi dampak perubahan iklim global.

Menurut Bupati luas Kabupaten HST kini mencapai 147.200 hektar, dari luas wilayah tersebut, sebagian akan ditanami pohon dengan target penanaman 120 hektar per tahunnya.

"upaya ini sesuai arahan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan terkait program penanaman satu miliar pohon," katanya.

Beberapa lokasi penanaman antara lain di sekitar Pasar Hinas Kiri Kecamatan Batang Alai Timur.

Menurut Harun, semua instansi dan masyarakat harus terus menanam pohon, karena untuk menjaga potensi kehutanan yang ada di kabupaten Hulu Sungai Tengah tetap lestari.

"Sektor Kehutanan di kabupaten HST sangat berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat, dan saya harapkan potensi ini terus dijaga kelestariannya," katanya.

Harun juga menjelaskan ketersediaan hasil hutan kayu, sumber energi dan kebutuhan lingkungan lainnya seperti oksigen, rekreasi dan konservasi keanekaragaman hayati kini semakin berkurang.

Dengan demikian, perlu komitmen kuat dari seluruh pihak terkait dan masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan potensi kehutanan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Hasil hutan tentunya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup masyarakat, tetapi juga harus diingat, dengan kondisi hutan seperti sekarang ini, masayrakat harus tebang pilih dan harus ada upaya penanaman kembali, agar hutan kita tetap lestari," katanya.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kosim, mengatakan saat ini terdapat 5300 bibit kehutanan se-kecamatan Batang Alai Timur, juga upaya penanaman rumput Gajah Odok di pingir jalan untuk makanan ternak.

"Alhamdulillah, semoga hal ini bisa memberikan sumbangsih untuk bumi murakata, untuk kelestarian hasil hutan, dan sebagai penghasil oksigen bagi masyarakat," katanya.

Pewarta:

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013