Dinkes Deiyai rekrut 72 tenaga brigade siaga bencana

Dinkes Deiyai rekrut 72 tenaga brigade siaga bencana

Suasana pertemuan Dinkes Deiyai dengan tenaga medis (Dokumen Dinkes Deiyai)

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, merekrut tenaga medis untuk masuk dalam tim brigade siaga bencana di wilayah setempat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Kornelis Pakage kepada ANTARA di Jayapura, Selasa, menjelaskan tenaga medis yang akan direkrut 12 profesi dokter,  20 perawat, 20 bidan, dan 10 tenaga kesehatan masyarakat, dan 10 orang ahli gizi.

Menurut dia, pihaknya akan memberikan honor bagi tenaga dokter yang direkrut sebesar Rp15 juta per bulan.

"Itu bagi mereka yang jangkau dengan pesawat. Sedangkan jangkauan dengan kendaraan darat sebesar Rp10 juta," katanya.

Kemudian, kata dia, honor tenaga perawat sebesar Rp9 juta bagi yang bertugas di wilayah yang bisa jangkau dengan menggunakan pesawat, sedangkan bagi yang wilayahnya dijangkau melalui darat sebesar Rp 8 juta.

Honor untuk tenaga bidan Rp9 juta, untuk wilayah yang jangkauannya dengan pesawat, sementara yang jangkauannya melalui jalan darat dihargai Rp8 juta.

"Kalau honor untuk tenaga kesehatan masyarakat Rp8 juta untuk daerah yang jauh, untuk daerah yang dekat Rp7 juta," katanya.

Sedangkan, honor bagi tenaga gizi RpRp. 8 juta bagi daerah yang jauh, untuk daerah yang dekat sebeaar Rp7 juta.

Dia menyebutkan, pihaknya tengah menetapkan sejumlah kriteria di antaranya tidak mempunyai beban pekerjaan lain di luar dan berstatus bujang. Serta berpengalaman kerja di Dinkes maupun Puskesmas kurang lebih dua tahun.

"Siap bertugas di mana saja di wilayah kerja Dinkes Deiyai. Pelayanan 24 jam dalam gedung Puskesmas dan di luar gedung. Surat pernyataan bersedia tugas di mana saja," katanya.

Kornelis menambahkan, pihaknya melakukan program itu sesuai dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati setempat. Tapi juga guna mewujudkan program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Deiyai.
Pewarta : Musa Abubar
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019