Bulog Jatim siap salurkan beras CBP untuk 15 wilayah banjir

Bulog Jatim siap salurkan beras CBP untuk 15 wilayah banjir

Perum Bulog siap menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah Bencana Alam atau beras Bencal bagi 15 daerah kota/kabupaten di Jawa Timur yang dilanda bencana banjir. (Istimewa)

Madiun (ANTARA) - Kepala Perum Bulog Divre Jawa Timur Muhammad Hasyim menyatakan Perum Bulog siap menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah Bencana Alam atau beras Bencal bagi 15 daerah kota/kabupaten di Jawa Timur yang dilanda bencana banjir.

Beras tersebut siap disalurkan kapanpun dibutuhkan, terutama untuk 15 daerah kabupaten/kota di Jawa Timur yang sebelumnya dilanda banjir.

"Saat ini kami siap salurkan beras CBP sebagai bantuan bagi masyarakat yang wilayahnya terkena dampak banjir. Beras tersebut tersimpan di seluruh gudang Bulog, jadi bisa diambil dari gudang yang terdekat dengan area bencana," ujar Muhammad Hasyim, saat mendampingi Menteri BUMN Rini dalam kegiatan penyerahan bantuan CSR Bulog dan BUMN lainnya di kantor Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (8/3).

Ia menjelaskan, pihaknya siap menyalurkan beras CBP kapanpun dan dalam jumlah berapapun yang dibutuhkan pemerintah daerah untuk situasi tanggap darurat

"Berapapun besaran CBP yang dbutuhkan, kami siap layani," kata Muhammad Hasyim.

Hingga saat ini beras CBP Bencal yang telah disalurkan di Madiun telah mencapai sebanyak 2,5 ton. Hal itu sesuai permintaan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Bulog juga menyerahkan bantuan CSR Bulog dan BUMN kepada para korban banjir Madiun. Bantuan yang diberikan di antaranya berupa paket beras, gula, dan minyak goreng.

"Bantuan ini adalah bentuk peran serta BUMN bagi masyarakat. Selain itu, kami juga sediakan satu unit gudang di GSP Jeruk Gulung, Subdivre Madiun untuk penyimpanan bantuan yang akan disalurkan ke masyarakat di area ini," kata Muhammad Hasyim.

Selain menyerahkan bantuan, Kadivre Bulog Jatim ini sekaligus mengecek kondisi gudang Bulog di daerah Madiun. Pengecekan gudang juga dilakukan di seluruh wilayah kerja Bulog Jatim untuk memastikan agar beras yang tersimpan tetap aman dari banjir.

Jika ada gudang yang berada dalam area rawan banjir, maka akan dilakukan pemindahan ke gudang yang lain.

"Kondisi ini kami pantau terus menit per menit. Hal itu untuk memastikan kualitas stok beras yang ada di Bulog tetap baik, " katanya. ***3***
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019