Tiga tewas dalam kecelakaan di tol Madiun-Wilangan

Tiga tewas dalam kecelakaan di tol Madiun-Wilangan

Ilustrasi - PT Jasa Marga (Persero) cabang Purbaleunyi mengevakuasi korban dan melakukan pengaturan lalu lintas setelah kecelakaan tunggal menimpa bus di Jalan Tol Cipularang, Senin pagi. (Jasa Marga)

Madiun (ANTARA News) - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dengan truk di tol Madiun-Wilangan kilometer 604 wilayah Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat, menewaskan sedikitnya tiga orang dan beberapa orang lainnya luka-luka.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Madiun Iptu Nanang Cahyono mengatakan, dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni Toyota Fortuner bernomor polisi B-1905-KJE dan truk yang memuat kaca bernomor polisi L-8372-UB.

"Korban meninggal ada tiga orang. Sopir Fortuner menabrak truk dari belakang, diduga kehilangan konsentrasi," ujar Iptu Nanang kepada wartawan.

Sesuai hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil Fortuner melaju kencang dari arah Ngawi menuju Surabaya di jalur A.

Saat di KM 604, empat kilometer dari pintu masuk Tol Madiun, sopir Fortuner mencoba mendahului truk searah dengannya yang melaju di lajur kiri.

Alih-alih berjalan mulus, mobil rombongan yang hendak menuju ke Malang itu justru oleng ke kiri, hingga bagian depan kiri mobil langsung menghantam bagian belakang truk.

Akibat tabrakan itu, dua orang penumpang Fortuner tewas di lokasi kejadian dan seorang penumpang lainnya di rumah sakit.

Sementara sopir Fortuner dan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka. Sedangkan sopir truk bernama Sutikno (59) warga Sidoarjo, selamat.

"Korban luka dan meninggal telah dievakuasi ke RSUD Caruban Kabupaten Madiun. Kecelaaan ini masih diselidiki lebih lanjut," katanya.

Setelah mengevakuasi korban, petugas Satuan Lalu Lintas Polres Madiun bersama pengelola jalan tol mengevakuasi bangkai mobil yang terlibat kecelakaan.*

Baca juga: Korban kecelakaan Tol Cipularang telah dievakuasi, tujuh orang meninggal dunia

Baca juga: Bus terguling di tol Batang-Semarang, satu meninggal dan 29 luka
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019