Idham Azis gantikan Arief Sulistyanto jadi Kabareskrim

Idham Azis gantikan Arief Sulistyanto jadi Kabareskrim

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis (depan kedua dari kiri) usai memimpin gelar pasukan pengamanan pergantian tahun baru di Monas Jakarta, Senin (31/12). (Taufik Ridwan/ANTARA).

Jakarta (ANTARA News) - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis diangkat menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri menggantikan Komjen Pol Arief Sulistyanto berdasarkan keputusan Kapolri dengan nomor KEP/97/I/2019 per tanggal 22 Januari 2019.

"Saya membenarkan. Mutasi hal yang biasa dalam organisasi Polri," tutur Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa.

Kabareskrim Komjen Pol Arief Sulistyanto selanjutnya menduduki jabatan sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Mabes Polri (Kalemdiklat) menggantikan Komjen Pol Unggung Cahyono yang dimutasi menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri.

Baca juga: Bamsoet: Kapolri ajukan Idham Azis jadi Wakapolri

Posisi Kabaintelkam Polri sebelumnya diisi Komjen Pol Lutfi Lubihanto yang dimutasi sebagai perwira tinggi di badan itu.

Sementara posisi Kapolda Metro Jaya kemudian akan diduduki oleh Irjen Pol Gatot Eddy Pramono yang sebelumnya merupakan Asrena Kapolri.

Irjen Pol Agung Sabar Santoso yang merupakan Wakil Irwasum diangkat menjadi Asrena Polri.

Wakil Irwasum Mabes Polri digantikan Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Umar Septono.

Selanjutnya, Irjen Pol Hamidin yang merupakan Perwira tinggi di Densus 88 diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.

Baca juga: Polda Metro Jaya deklarasikan gerakan antihoaks

Asisten bidang Operasi Kapolri Irjen Pol Deden Juhara dimutasi menjadi pati di bidang yang sama dalam rangka pensiun.

Irjen Pol Rudy Sufahriadi sebagai Komandan Brimob diangkat menjadi Asisten Bidang Operasi Kapolri dan posisinya digantikan Irjen Pol Ilham Salahudin.

Selain itu, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung dimutasi sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri dan digantikan Brigjen Pol Supratman.

"Ini sebagai penyegaran sehingga Polri semakin kuat dan optimal dalam perlindungan, pengayoman, kamtibmas dan gakum," kata Dedi Prasetyo.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya sakit leher dengar anggota terlibat narkoba

 
Pewarta : Dyah Dwi Astuti
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019