Indonesia ikuti festival bunga dunia di Taichung

Indonesia ikuti festival bunga dunia di Taichung

Balai Kota Taichung, Taiwan (tengah). (erafzon sas)

Taichung (ANTARA News) - Indonesia akan menjadi peserta pameran bunga dunia yang bertajuk Taichung World Flora Exposition, The Sound of Blooming di Taichung, Taiwan, yang berlangsung selama enam bulan, yakni pada 3 September 2018 hingga 24 April 2019.

Ru Chan Chen, sekretaris eksekutif pameran di Taichung, Selasa, mengatakan sudah ada konfirmasi bahwa delegasi Indonesia akan mengikuti pameran bergengsi tersebut.

"Delegasi Indonesia akan menjadi peserta di ruang tertutup," ujar Ru dan belum ada konfirmasi Indonesia akan mengusung tema dan bunga apa yang akan ditampilkan.

Sebelumnya, Indonesia menjadi peserta The 2010 Taipei International Flora Exposition (2010 Flora Expo) yang juga diselenggarakan oleh The International Association of Horticultural Producers (AIPH), November 2010 hingga April 2011, dengan menempati dua stan (booth) dan satu paviliun yang melibatkan Asosiasi Bunga Indonesia (Abindo).

Kedua stan digunakan untuk kehumasan dan lomba penataan bunga, sedangkan satu paviliun dirancang dan dibangun seluas kurang lebih 300 persegi dengan tema dan konsep Bali Spa Garden.

Taichung juga menjadi kota penting bagi pekerja Indonesia karena terdapat sekitar 30.000 buruh migran Indonesia (TKI) yang di industri, pabrik dan perawat rumah tangga.

World Flora Exposition dilaksanakan setiap tahun dengan tuan rumah yang berganti-ganti sesuai dengan rekomendasi dari AIPH.

Taichung terpilih sebagai tuan rumah pada Oktober 2011 dan mempersiapkan diri selama enam tahun sebagai tuan rumah. 

Artinya, Taichung adalah kota kedua di Taiwan yang dipercaya sebagai tuan rumah. Taichung terletak di tengah Taiwan dan dalam dua tahun terakhir menjadi kota kedua terbesar.

World Flora Exposition tahun ini akan diikuti oleh 25 negara yang akan menempati 33 tempat pameran, baik yang di ruang terbuka maupun di ruang tertutup.

Tema pameran tahun ini "Discover GNP: Rediscoverer Green, Nature and People", yakni menjaga harmoni kehidupan dengan alam.

Tiga tempat yang disiapkan pemerintah daerah Taichung. Semula panitia menjadikan "Houli Horse Ranch & Forest Park Area" sebagai pusat pameran yang bertemakan Green, tetapi karena pada 2014 ditemukan spesies Leopard lokal, maka panitia mengurangi arena eksibisi agar tidak mengganggu kucing liar tersebut dengan memindahkan sebagian area ke Wiapu dan Fengyuan.

Panitia mengharapkan kunjungan 8-10 juta wisatawan selama enam bulan pameran. Karena itu diadakan sejumlah acara khusus pada malam tahun baru dan hari raya Cina selama pameran berlangsung.
Pewarta : Erafzon Saptiyulda
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018