Wabup dukung penempatan BNNK di Lombok Tengah cegah peredaran narkoba

Wabup dukung penempatan BNNK di Lombok Tengah cegah peredaran narkoba

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah. ANTARA/Akhyar/am.

Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Wakil Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, HM Nursiah mendukung penempatan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Lombok Tengah untuk mencegah peredaran narkoba seiring dengan pesatnya dinamika pembangunan  dengan hadirnya Sirkuit Mandalika.

"Ke depan wisatawan yang akan datang itu cukup banyak, sehingga BNNK itu kita harapkan ada di Lombok Tengah dalam mengantisipasi penyalahgunaan narkoba," kata HM Nursiah di Praya, Selasa.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah mengusulkan berkas pembentukan BNNK itu kepada pemerintah pusat dan hasil evaluasi Lombok Tengah memenuhi syarat untuk pembentukan BNNK, namun masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan).

"Setelah dilakukan konsultasi dengan Kemenpan RB diminta untuk optimalkan peran BNN Provinsi NTB yang sudah ada," katanya.

Selain itu, pemerintah pusat juga menyarankan untuk membentuk tim penyalahgunaan narkoba skala kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda), namun dibutuhkan dukungan semua pihak dan harus ada regulasi sesuai aturan.

"Perangkat personel dan operasional yang belum siap. Sehingga kita butuh dukungan dari Pemerintah Pusat dalam pembentukan BNNK," katanya.

Menurutnya, dengan terbentuknya BNNK tersebut diharapkan bisa mencegah dan menekan kasus peredaran narkoba di Lombok Tengah, terlebih saat ini destinasi wisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika telah menjadi perhatian dunia dengan ada ajang MotoGP dan Wolrd Superbike (WSBK) 2022.

"Tanah telah tersedia untuk pembentukan kantor BNNK," katanya.
Baca juga: Polda NTB sita satu ons sabu-sabu
Baca juga: Polda NTB gagalkan transaksi satu kilogram sabu-sabu asal Aceh
Baca juga: Polda NTB ringkus dua pemuda selundupkan sabu dari Batam
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021