Hamilton tercepat di FP2 GP Arab Saudi, Leclerc kecelakaan

Hamilton tercepat di FP2 GP Arab Saudi, Leclerc kecelakaan

Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton menjalani sesi latihan bebas Grand Prix Arab Saudi, Sirkuit Corniche, Jeddah, Jumat (3/12/2021) (ANTARA/REUTERS/AHMED YOSRI)

Jakarta (ANTARA) - Pebalap Mercedes Lewis Hamilton kembali mencatatkan waktu tercepat di Sirkuit Corniche, Jeddah, ketika memuncaki catatan waktu latihan bebas kedua Grand Prix Arab Saudi, Jumat petang waktu setempat.

Hamilton mencetak waktu 1:29,018 demi keunggulan 0,061 detik dari rekan satu timnya, Valtteri Bottas. Pierre Gasly juga kembali tampil cepat dengan mobil AlphaTauri setelah finis peringkat tiga 0,081 detik dari pemuncak sesi.

Sesi latihan kedua itu berakhir lebih awal setelah Charles Leclerc mengalami kecelakaan dalam kecepatan tinggi ketika mobil Ferrarinya menabrak pagar pembatas Tikungan 22 di lima menit terakhir.

Beruntung sang pebalap Monako tanpa cedera keluar dari mobilnya yang mengalami kerusakan parah. Ia menjadi pebalap pertama yang mengalami kecelakaan di sirkuit Jeddah itu setelah sesi FP1 berjalan lancar tanpa insiden berarti.

Baca juga: Hamilton kalahkan Verstappen di FP1 Grand Prix Arab Saudi

Sementara itu pemuncak klasemen sementara Max Verstappen mengeluh tak bisa membuat ban soft-nya bekerja di suhu yang optimal sebelum akhirnya finis peringkat empat dengan margin 0,195 detik, demikian catatan laman resmi F1.

Fernando Alonso memimpin serbuan tim Alpine di P5 dan rekan satu timnya Esteban Ocon di P6 sedangkan Carlos Sainz membawa Ferrarinya di P7.

Pebalap AlphaTauri Yuki Tsunoda sempat menjadi yang tercepat di sesi latihan petang sebelum akhirnya melorot ke P8 di depan pebalap Red Bull Sergio Perez dan Leclerc yang melengkapi posisi sepuluh besar.

FP2 menjadi sesi latihan yang paling representatif karena kualifikasi pada Sabtu dan balapan pada Minggu akan berlangsung malam hari di bawah sorot lampu.

Baca juga: Verstappen berpeluang kunci gelar juara F1 di Jeddah

Verstappen tiba di seri penultima musim di Jeddah mengantongi keunggulan delapan poin atas Lewis Hamilton di klasemen pebalap.

Sang pebalap berusia 24 asal Belanda perlu mencetak 18 poin lebih banyak dari Hamilton di Jeddah untuk mengunci titel musim ini karena dengan itu dia bakal melebarkan jarak menjadi 26 poin menuju balapan penutup musim di Abu Dhabi, dengan 26 poin maksimal tersedia, dan dengan jumlah kemenangan yang lebih banyak musim ini dari sang pebalap Inggris.

Apabila Verstappen finis peringkat tiga atau lebih rendah di Jeddah, perebutan gelar juara dunia akan ditentukan di Yas Marina satu pekan berselang.

Apabila Verstappen finis posisi dua besar, maka posisi finis Hamilton akan menentukan.

Kemenangan dengan lap tercepat bagi Verstappen membuat Hamilton harus finis lima besar supaya menjaga asa perebutan gelar tetap terbuka, sedangkan kemenangan tanpa satu poin lap tercepat bagi sang pebalap Red Bull maka Hamilton butuh finis posisi enam besar.

Apabila Verstappen finis runner-up dengan lap tercepat, Hamilton setidaknya harus mencetak dua poin, atau posisi sembilan besar, dan apabila Verstappen finis kedua tanpa lap tercepat, maka ia akan menjadi juara dunia jika Hamilton gagal mencetak poin.

Baca juga: Statistik Grand Prix F1 Arab Saudi
Baca juga: McLaren cukup senang bila finis peringkat empat musim ini
Baca juga: Pirelii ungkap biang kerok sejumlah insiden ban pecah di GP Qatar
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021