Studi: Vaksin Pfizer beri perlindungan jangka panjang pada remaja

Studi: Vaksin Pfizer beri perlindungan jangka panjang pada remaja

Dr. Mayank Amin memberikan vaksin penyakit virus corona (COVID-19) Pfizer-BioNTech pada Evan Schuster (7) di Collegeville, Pennsylvania, AS, Sabtu (6/11/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Hannah Beier/HP/sa.

New York (ANTARA) - Perusahaan Pfizer pada Senin (22/11) mengeklaim bahwa vaksin COVID-19 buatannya memberikan perlindungan kuat jangka panjang dalam studi tahap akhir yang melibatkan remaja berusia 12-15 tahun.

Vaksin dua dosis itu ampuh 100 persen melawan virus corona, dihitung tujuh hari sampai empat bulan setelah pemberian dosis kedua, kata pihak perusahaan.

Data jangka panjang tersebut akan mendukung rencana pengajuan izin penuh vaksin pada kelompok usia tersebut di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Pfizer dan BioNTech akan mengajukan permohonan vaksin dosis 30 mikrogram untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Vaksin COVID-19 produksi Pfizer/BioNTech pada Mei mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk usia 12-15 tahun.

Kemudian pada Agustus, vaksin tersebut mendapatkan persetujuan penuh untuk usia 16 tahun ke atas.

Sumber: Reuters

Baca juga: Booster vaksin COVID-19 Pfizer efektif 9-10 bulan

Baca juga: Pfizer akan ajukan penggunaan vaksin di Brazil untuk usia 5-11 tahun


 

5,7 juta dosis vaksin Pfizer tiba lagi di Tanah Air

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021