Seniman Topeng Betawi Entong Sukirman meninggal dunia

Seniman Topeng Betawi Entong Sukirman meninggal dunia

Dokumentasi kegiatan seniman Topeng Betawi Entong Sukirman, Jakarta, Jumat (19/11/2021). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur

Jakarta (ANTARA) - Seniman Topeng Betawi Entong Sukirman meninggal dunia pada usia 52 karena sakit, saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Pondok Gede, Kamis (18/11), dan dimakamkan di TPU Bambu Apus Jakarta Timur, Jumat siang.

Adik kandung Entong Sukirman, Atin Kisam, di Jakarta, Jumat, mengatakan, kakaknya dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (18/11) pukul 12.00 WIB, dan meninggal dunia pada sore harinya.

"Kami sangat berduka. Dia abang kandung yang dari kecil bersama-sama melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi warisan orang tua. Abang saya meninggal dunia karena mengidap penyakit komplikasi asam lambung dan darah tinggi," kata Atin.

Atin menceritakan, Entong Sukirman pada hari Rabu (17/11) masih aktif mengajar di anjungan DKI Jakarta Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

Baca juga: Seni Topeng Betawi jadi sarana penyampai pesan pandemi yang menghibur

Jenazah Entong Sukirman disemayamkan di rumah duka di RT 002/RW 01, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dan dimakamkan di TPU Bambu Apus setelah  shalat Jumat. Almarhum Entong Sukirman meninggalkan lima anak dan empat cucu.

Sementara itu, Camat Ciracas, Mamad, mengungkapkan, Entong Sukirman adalah tokoh yang membawa seni budaya Betawi dari kampung hingga ke dunia internasional. 

Dia berharap, usulan penggunaan nama Entong Sukirman untuk salah satu gedung kesenian di Jakarta dapat diwujudkan. Baginya, nama almarhum cukup beralasan untuk diabadikan karena kiprahnya membangun seni budaya Betawi. 

“Semoga semangat beliau dalam mengusung seni Betawi di kancah internasional bisa diikuti generasi berikutnya dan menginspirasi,” ujar Mamad.

Baca juga: Ada robot penari topeng Betawi di Kontes Robot Indonesia
Baca juga: Anak-anak Betawi pentaskan tari dan lagu di pesta kesenian Bali
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021