Jakarta Kemarin, hibah lahan museum hingga perubahan nama jalan

Jakarta Kemarin, hibah lahan museum hingga perubahan nama jalan

Ahli Waris yang juga cucu dari Sie Kong Lian, Yanti Silman, menyerahkan sertifikat lahan Museum Sumpah Pemuda kepada Negara melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta, Kamis (28/10/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Jakarta (ANTARA) - Berbagai informasi yang menarik di DKI Jakarta dimonitor, direkam, kemudian disiarkan oleh tim redaksi Metropolitan Kantor Berita ANTARA pada Kamis (28/10) dan masih layak dibaca untuk mengisi waktu hari Jumat ini.

Informasi-informasi yang menarik untuk diulas kembali hari Jumat ini mulai dari informasi mengenaiahli waris lahan Museum Sumpah Pemuda yang menghibahkan lahannya, aksi demonstrasi menyambut sumpah pemuda, hingga usulan perubahan nama jalan di Jakarta.

Adapun rangkuman berbagai informasi perkotaan di Jakarta yang disiarkan ANTARA pada Kamis (28/10) adalah:

1. Ahli waris hibahkan lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Jakarta (ANTARA) - Ahli waris pemilik lahan Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya No. 106 menyerahkan status lahan tersebut secara resmi kepada Negara melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Penerimaan sertifikat itu dilakukan oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid dari Yanti Silman dan Ahli Waris yang juga cucu dari Sie Kong Lian sebagai pemilik asli lahan Museum Sumpah Pemuda.

Selengkapnya di sini.

2. Museum Sumpah Pemuda tutup hingga akhir tahun

Jakarta (ANTARA) - Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya 106, Jakarta Pusat, tutup sementara hingga akhir tahun untuk direvitalisasi.

Kepala Museum Sumpah Pemuda Tititk Umi Kurniawati mengatakan kunjungan terakhir publik dilakukan pada Rabu (27/10), kemudian museum akan ditutup mulai Jumat (29/10) sampai akhir Desember 2021.

Selengkapnya di sini.

3. Sumpah Pemuda, 1.000 kg bibit kerang hijau ditebar di perairan Ancol

Jakarta (ANTARA) - Taman Impian Jaya Ancol bersama Yayasan EcoNusa menebar 1.000 kilogram (kg) bibit kerang hijau di perairan Ancol untuk menjaga iklim dan menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda, Kamis.

"Ancol menyambut baik kegiatan ini dan senang dapat menjadi bagian dari kegiatan 'Aksi Muda Jaga Iklim'. Karena tidak hanya sebagai tempat wisata, Ancol juga bagian dari ruang terbuka hijau di Jakarta dan senantiasa memberikan edukasi kepada pengunjung khususnya di bidang lingkungan,” ujar Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Budi Aryanto dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini.

4. Galeri Nasional tampilkan karya seni rupa koleksi negara

Jakarta (ANTARA) - Galeri Nasional Indonesia (GNI) menampilkan ratusan karya seni rupa modern dan kontemporer koleksi negara ketika mulai dibuka untuk publik, Kamis.

Kepala Galeri Nasional Indonesia Pustanto menjelaskan GNI dibuka dengan sejumlah prosedur, seiring dengan penyesuaian aturan PPKM level dua di DKI Jakarta.

Selengkapnya di sini.

5. Aliansi buruh-mahasiswa sampaikan 13 tuntutan evaluasi Jokowi-Maruf

Jakarta (ANTARA) - Aliansi buruh dan mahasiswa dari berbagai kelompok menyampaikan 13 tuntutan sebagai hasil evaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Ribuan massa tersebut telah berkumpul di depan Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, sejak pukul 11.00 WIB, Kamis. Kemudian, massa berjalan beriringan (longmarch) menuju Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Selengkapnya di sini.

6. Wagub DKI: turunnya tarif tes PCR masifkan pengujian COVID-19

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan turunnya tarif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) secara nasional dapat memasifkan pengujian dan tracing kasus COVID-19 pada masyarakat untuk penurunan penyebaran COVID-19.

"Turunnya tarif PCR ini sangat membantu mempercepat penurunan penyebaran COVID-19, sehingga semakin banyak orang dan semakin mudah bisa melakukan tes PCR," kata Riza Patria, di Balai Kota Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini.

7. Anies: Nama jalan dari tokoh Betawi layak dipertimbangkan

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai usulan perubahan nama jalan dengan nama tokoh Betawi sangat layak untuk dipertimbangkan secara serius.

"Usulan-usulan untuk menggunakan nama jalan dengan nama tokoh Betawi layak dipertimbangkan secara serius dengan berbagai konteks yang harus jadi pertimbangan," kata Anies Baswedan pada kegiatan Webinar Perubahan Nama Jalan di Provinsi DKI Jakarta bertema "Meneguhkan Provinsi DKI Jakarta sebagai Pusat Perjuangan serta Kejayaan Bangsa dan Negara" di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini.

8. Anies: perubahan nama jalan butuhkan kajian akar sejarah kewilayahan

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan usulan perubahan nama jalan di suatu daerah membutuhkan kajian mengenai akar sejarah kewilayahan di daerah tersebut.

Anies Baswedan mengatakan hal itu pada webinar "Perubahan Nama Jalan di Provinsi DKI Jakarta" yang diselenggarakan Komite III DPD RI, di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021