Menko Airlangga: Indonesia pelajari VTL Thailand datangkan turis

Menko Airlangga: Indonesia pelajari VTL Thailand datangkan turis

Ilustrasi - Sejumlah turis mancanegara berswafoto saat berkunjung ke Taman Nasional Bromo Tengger, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. Jawa Timur. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/hp/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah Indonesia akan belajar dari Thailand yang menerapkan skema Vaccinated Travel Lanes (VTL) untuk menggenjot kunjungan turis mancanegara.

Dalam skema VTL, turis yang telah divaksin anti COVID-19 bebas dari kewajiban karantina saat memasuki Indonesia.

"Tadi disampaikan Perdana Menteri Thailand bahwa Thailand sudah membuat regulatory sandbox bahwa vaccinated traveler yang pergi ke Phuket itu tidak dikarantina, itu sudah sejak Juli. Tentu jadi pembelajaran buat indoensia karena terlihat bahwa jumlah turis maupun devisa yang dihasilkaj masyarakat di sekitar wilayah Thailand itu meningkat," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual terkait KTT BIMP-EAGA dan IMT-GT yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) dan Indonesia-Malaysia-Thailand Triangle Growh (IMT-GT), negara-negara anggota berfokus pada pemulihan ekonomi dari dampak COVID-19, terutama pada sektor perdagangan dan pariwisata.

Di wilayah BIMP-EAGA nilai yang bisa didatangkan dari wisatawan mencapai 29,7 miliar dolar AS pada 2019 tetapi turun menjadi 6,2 miliar dolar AS di 2020 karena COVID-19. Sementara itu, di IMT-GT, jumlah turis yang berkunjung bisa mencapai 40 juta orang sebelum pandemi COVID-19 dan turun menjadi hanya sekitar 8,2 juta saja di 2019.

"Sehingga para pemimpin ASEAN di sub regional keduanya ini sepakat bahwa salah satu yang akan didorong adalah mengembalikan threshold koridor pariwisata," katanya.

Karena itu, Indonesia akan mencoba mencontoh Thailand dalam penerapan skema VTL yang dinilai sebagai norma baru yang dianggap bisa mendorong pemulihan terutama di sektor pariwisata. Di samping itu, pemerintah Indonesia akan meneruskan penerapan travel bubble juga ke depan.

"Jadi protokol mengenai travel bubble dan VTL. Dua hal ini menjadi hal yang dibahas di level ASEAN," ucapnya.

Baca juga: Menko Airlangga sebut 10 proyek BIMP-EAGA diselesaikan tahun ini

Baca juga: Menko Airlangga: BIMP-EAGA tetap responsif di tengah COVID-19
Pewarta : Sanya Dinda Susanti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021