Kasus COVID-19 bertambah 611 orang, Jateng laporkan tambahan terbanyak

Kasus COVID-19 bertambah 611 orang, Jateng laporkan tambahan terbanyak

Data situasi COVID-19 di Indonesia, Selasa (26/10/2021) yang dihimpun Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19. ANTARA/HO-Satgas COVID-19

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat kasus penularan COVID-19 di Indonesia bertambah sebesar 611 orang pada Selasa (26/10), dengan Jawa Tengah menjadi wilayah yang mengalami penambahan terbanyak.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Selasa mencatat, kasus baru tersebut disertai juga dengan penambahan 1.141 pasien sembuh dan 35 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, maka jumlah akumulatif warga yang terinfeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 sejak awal pandemi Maret 2020 sampai sekarang sebanyak 4.241.090 kasus COVID-19 di Indonesia, dengan 4.084.831 orang pulih dan 143.270 orang meninggal dunia.

Penambahan kasus COVID-19 pada hari ini (26/10) paling banyak terjadi di Jawa Tengah yakni sebanyak 91 kasus, diikuti Jawa Barat (78 kasus), dan Jawa Timur (51 kasus).

Baca juga: Menkes sebut Molnuvirapir cegah penderita COVID-19 masuk rumah sakit
Baca juga: Menkes sebut belanja vaksin COVID-19 sudah terpakai Rp28,2 triliun

Sementara itu, jumlah penderita COVID-19 yang sembuh pada hari ini paling banyak terjadi di DKI Jakarta sebanyak 173 orang, diikuti Jawa Tengah sebanyak 104 orang, dan Papua Barat sebanyak 84 orang.

Dan kematian akibat penyakit tersebut tercatat paling banyak terjadi di Jawa Tengah dengan delapan kasus kematian, Jawa Timur sebanyak tujuh kematian, dan Bali sebanyak tiga kasus kematian.

Satgas COVID-19 juga mencatat, jumlah kasus aktif yang mencakup penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri pada hari ini sebanyak 12.989 kasus aktif, menurun 565 orang dibandingkan hari sebelumnya (25/10).

Selain itu terdapat pula 7.061 orang yang masuk dalam kategori suspek.

Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian pada hari ini terhadap 259.064 spesimen dari 178.077 orang yang diperiksa di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia.

Tingkat positif atau positivity rate spesimen harian adalah 0,44 persen dan untuk tingkat positivity rate orang harian adalah 0,34 persen.

Baca juga: RSHS Bandung antisipasi gelombang ketiga COVID-19 meski kasus menurun
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021