Masyarakat Aceh harapkan percepatan pembangunan SDM-Infrastruktur

Masyarakat Aceh harapkan percepatan pembangunan SDM-Infrastruktur

Tenaga Ahli Utama Kedeputian V KSP Rumadi Ahmad (kiri) dalam forum KSP Mendengar yang dihadiri pimpinan ormas, LSM, OKP di Kota Banda Aceh. ANTARA/HO-KSP.

Jakarta (ANTARA) - Masyarakat di Provinsi Aceh berharap pemerintah pusat mempercepat proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur di daerah ini.

Aspirasi ini disampaikan perwakilan masyarakat Aceh dalam Forum Terbuka KSP Mendengar yang digelar Kantor Staf Presiden (KSP), Minggu (24/10), di Banda Aceh.

Sebagaimana siaran pers KSP, yang diterima di Jakarta, Senin, dalam forum yang dihadiri pimpinan ormas, lembaga swadaya masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, dan unsur lembaga sipil ini, KSP menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat Aceh.

Baca juga: KSP terus kawal revitalisasi Lapangan Merdeka Medan

“Saya berterima kasih atas masukan yang telah disampaikan. Namun, karena KSP tidak bisa mengeksekusi langsung setiap masalah yang disampaikan, maka akan kami koordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait,” kata Tenaga Ahli Utama KSP Rumadi Ahmad.

Selama ini, lanjut Rumadi, pemerintah pusat telah banyak memberikan perhatian untuk pembangunan Aceh. Ia menilai bahwa pembangunan infrastruktur sampai pemberian dana Otsus Aceh tetap konsisten dilakukan setiap tahun.

Namun, Ia tidak memungkiri bahwa serapan anggaran COVID-19 dan APBD Aceh masih terhitung lambat. Rumadi mengimbau agar pemda menghitung dengan cermat penyerapan anggaran sesuai dengan pedoman dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Apabila ada persoalan yang berkaitan dengan dasar hukum, maka pemda perlu merumuskan bersama. Pak Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan agar pemerintah membuat regulasi yang efektif dan efisien,” jelas Rumadi.

Baca juga: KSP: Uji coba aplikasi Elsimil di Binjai cegah stunting dari hulu

Salah satu peserta KSP Mendengar yang merupakan aktivis mahasiswa Universitas Serambi Mekkah bernama Mutuah menuturkan bahwa masyarakat tidak pernah tahu fungsi dan penggunaan dana Otsus Aceh oleh pemda.

“Oleh karena itu, kami minta kepada pemerintah pusat agar penggunaan dana otsus dievaluasi sehingga dana ini bisa tepat sasaran,” kata Mutuah.

KSP aktif menggelar Forum KSP Mendengar di berbagai daerah di Indonesia untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat.

Selain persoalan Otonomi Khusus Aceh dan pembangunan, Forum KSP Mendengar di Aceh juga membahas seputar pendidikan, investasi, lingkungan, ekspor, impor, konflik agraria, UMKM, dan lain sebagainya.

Baca juga: KSP dorong percepatan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan

 
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021