Satgas minta daerah tetap jaga prokes meski level PPKM turun

Satgas minta daerah tetap jaga prokes meski level PPKM turun

Peta zonasi kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan tanggal 3 - 22 Oktober 2021. (ANTARA/HO-Satgas COVID-19)

Jakarta (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 meminta masyarakat di sejumlah daerah untuk tetap menjaga protokol kesehatan meski terjadi penurunan level PPKM dan pemerintah memberikan relaksasi kegiatan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny B. Harmadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, mengatakan seiring dengan relaksasi kegiatan dan penurunan level PPKM, disiplin prokes di beberapa daerah mulai terlihat mengendur.

Ia mengemukakan, data satgas menunjukkan sejak tanggal 3 hingga 22 Oktober 2021, daerah yang mengalami penurunan kepatuhan protokol kesehatan terus bertambah.

"Penurunan kepatuhan protokol kesehatan tidak hanya pada level kabupaten/kota, tetapi juga di tingkat kecamatan," ujar Sonny.

Baca juga: Sadiaga Uno: Vaksinasi dan prokes jadi kunci pulihnya sektor Parekraf

Sebagai gambaran, pada 3 Oktober lalu, ada 8,13 persen kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan memakai masker di bawah 60 persen.

Sedangkan pada 22 Oktober, jumlah kabupaten/kota yang termasuk zona merah kepatuhan memakai masker di bawah 60 persen tersebut naik menjadi 10,19 persen.

Pada periode yang sama, jumlah kecamatan yang termasuk zona merah kepatuhan memakai masker bertambah dari 12,99 persen menjadi 14,62 persen.

"Jika ini terus terjadi, tentu meningkatkan potensi kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia," kata Sonny.

Ia mengatakan, penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten mutlak dibutuhkan di tengah peningkatan mobilitas penduduk, agar tidak terjadi gelombang ketiga.

"Saat kasus sedang melonjak ataupun melandai, perilaku masyarakat harus tetap sama dalam menerapkan 3M. Selalu pakai masker, jaga jarak dan jangan berkerumun, serta rajin mencuci tangan pakai sabun," ucap Sonny.

Baca juga: Masyarakat diminta tetap taati prokes di angkutan umum

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate berulang kali mengingatkan masyarakat supaya tidak lengah meski kasus COVID-19 terus menurun.

"Pemerintah senantiasa mengingatkan masyarakat untuk terus jaga Prokes dan segera divaksin karena kita semua tidak menginginkan lonjakan kasus COVID-19 berulang," kata Johnny.

Menteri Johnny juga meminta kepala daerah untuk mencermati menurunnya tingkat kepatuhan menjaga protokol kesehatan di daerah mereka.

"Kepala daerah tidak boleh lengah, terus kawal masyarakat dalam disiplin jaga Prokes serta menggencarkan vaksinasi," pungkas Johnny.
 
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2021