BPJS Kesehatan gandeng Bank Nagari permudah peserta bayar iuran

BPJS Kesehatan gandeng Bank Nagari permudah peserta bayar iuran

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Witjaksono Juwono Putro (kiri) dan Direktur Keuangan Bank Nagari, Sania Putra berprose usai melakukan penandatanganan kerja sama, Senin (18/10/2021). (ANTARA/HO-BPJS Kesehatan)

Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggandeng Bank Nagari dalam rangka mempermudah peserta JKN-KIS membayar iuran melalui layanan autodebit.

"Kemudahan ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan peserta. Kita pahami bahwa kondisi demografi penduduk Indonesia sangat beragam dan belum tentu seluruh penduduk Indonesia memiliki rekening bank nasional. Kini, peserta JKN-KIS yang memiliki rekening Bank Nagari dapat mendaftar autodebit iuran JKN-KIS melalui petugas teller Bank Nagari yang tersebar di ratusan titik layanan," ujar Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Arief Witjaksono Juwono Putro dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, pihaknya berupaya tak hanya memperluas kanal pembayaran melalui jaringan perbankan nasional, namun juga menjangkau bank-bank milik pemerintah daerah.

Arief menjelaskan, peserta JKN-KIS cukup membawa kelengkapan dokumen, seperti tanda pengenal, nomor BPJS Kesehatan dan rekening tabungan untuk melakukan pendaftaran autodebit iuran JKN-KIS.

Setelah itu, lanjut dia, peserta JKN-KIS yang bersangkutan dapat menandatangani surat kuasa pendebitan iuran JKN-KIS dan menyerahkannya kepada teller untuk didaftarkan pada sistem autodebit iuran JKN-KIS Bank Nagari.

"Melalui petugas telecollection, BPJS Kesehatan juga secara proaktif menginformasikan kepada peserta JKN-KIS terkait teknis pembayaran iuran secara autodebit, termasuk mengingatkan agar peserta JKN-KIS secara rutin memastikan saldo di rekeningnya cukup untuk didebit," ujar Arief, usai melakukan penandatanganan kerja sama dengan Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra, Senin (18/10).

Ia mengatakan, upaya ini dilakukan untuk memudahkan peserta dalam membayar iuran secara tepat waktu, meningkatkan kepatuhan peserta, juga diharapkan dapat membantu menjaga sustainibilitas Pogram JKN-KIS.

Bank Nagari, disampaikan, sebagai badan usaha milik pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat yang menerima transaksi pembayaran iuran peserta JKN-KIS, rata-rata transaksi pembayaran iuran JKN-KIS melalui Bank Nagari mencapai sekitar 2.000 transaksi per bulan dengan penerimaan sekitar Rp600 juta per bulan.

Dengan hadirnya autodebit iuran JKN-KIS di Bank Nagari, diharapkan peserta JKN-KIS dapat semakin mudah membayar iuran setiap bulannya.

"Kami siap melayani masyarakat, khususnya di Sumatera Barat, untuk pembayaran iuran JKN-KIS lewat autodebit," kata Sania Putra.

Dengan kerja sama ini, ia mengharapkan peserta JKN-KIS baru yang memiliki rekening Bank Nagari bisa segera memanfaatkan autodebit untuk membayar iuran.

"Kami juga memiliki banyak layanan digital lainnya, seperti Mobile Banking, NCM Personal, Agent Laku Pandai, ATM yang dapat dimanfaatkan untuk pembayaran iuran JKN-KIS," tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, ada juga 137 layanan kantor cabang yang tersebar di wilayah Sumatera Barat, ditambah tiga kantor di Riau, tiga kantor di Jakarta, dan satu di Bandung yang siap memberikan pelayanan.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021