Wakil Ketua MPR: Gelombang ketiga hanya bisa dihindari dengan disiplin

Wakil Ketua MPR: Gelombang ketiga hanya bisa dihindari dengan disiplin

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. ANTARA/HO-MPR RI/am.

Semarang (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa ancaman gelombang ketiga hanya dapat dihindari dengan kedisiplinan para pemangku kepentingan, masyarakat, dan pelaksana dalam menjalankan kebijakan pengendalian COVID-19.

"Semua elemen bangsa harus disiplin menjalankan sejumlah kebijakan pengendalian COVID-19 yang telah ditetapkan. Satu saja pihak yang tidak disiplin akan mengacaukan upaya pengendalian yang dilakukan," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis yang diterima di Semarang, Jateng, Minggu.

Pada saat pemerintah membuka kembali pintu masuk bagi wisatawan mancanegara, katanya, dalam beberapa pekan terakhir mengemuka kabar ada tokoh publik yang tidak menjalani kewajiban karantina usai bepergian dari luar negeri.

Baca juga: Ketua DPR: Perlu kerja sama optimal tegakkan aturan prokes karantina

Peristiwa itu, menurut Lestari, menciptakan dampak buruk bagi upaya pengendalian COVID-19, di tengah perkiraan sejumlah pakar terkait adanya potensi gelombang ketiga penyebaran virus corona pascaliburan akhir tahun di Tanah Air.

Rerie, sapaan akrab Lestari, menegaskan tokoh publik yang menjadi panutan banyak orang seharusnya memberikan contoh yang baik dan memiliki tanggung jawab lebih besar dalam mematuhi sejumlah kebijakan pemerintah.

Apalagi, tambahnya, dalam kasus tersebut yang diabaikan adalah kebijakan yang bertujuan menjaga agar virus corona tidak menyebar lebih luas lagi.

Rerie menilai upaya pengendalian COVID-19 tidak akan berhasil tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh publik dan aparat keamanan, yang merupakan bagian dari elemen masyarakat yang memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk menjalankan setiap kebijakan dalam pengendalian penyebaran virus corona di Tanah Air.

Ketegasan para pemangku kepentingan dalam menerapkan sanksi atas pelanggaran kebijakan itu, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus dilakukan demi menegakkan aturan dan kelancaran proses pengendalian COVID-19.

Menurut Rerie, kolaborasi yang baik antara elemen bangsa selama pandemi ini terbukti mampu menekan jumlah kasus positif COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir.

Kondisi tersebut, kata menegaskan, jangan dirusak dengan ketidakdisiplinan sebagian masyarakat dalam menjalankan kewajiban mematuhi aturan pengendalian penyebaran virus corona yang berlaku.

Mempertahankan terkendalinya COVID-19, ujar Rerie, membutuhkan konsistensi semua elemen bangsa dalam melaksanakan sejumlah kebijakan yang telah ditetapkan. 

Baca juga: Ketua DPR: Aturan prokes karantina harus dijalankan secara tegas
Baca juga: Gubernur Bali: Disiplin prokes modal penting kenyamanan wisatawan
Pewarta : Achmad Zaenal M
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021