Kemarin, penghasilan tak kena pajak bagi UMK hingga pasar produk bambu

Kemarin, penghasilan tak kena pajak bagi UMK hingga pasar produk bambu

Dua petugas pajak berbincang saat peringatan Hari Pajak 2020 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (14/7/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Minggu (10/10) mulai dari Penghasilan Tidak Kena Pajak diberlakukan bagi pelaku UMK hingga Kemenkop dan UKM siap jadi motor pengembangan pasar produk bambu.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. DJP: Penghasilan Tidak Kena Pajak diberlakukan bagi pelaku UMK

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor menyampaikan bahwa pemerintah memberlakukan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) bagi Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Berita selengkapnya klik di sini
 

2. Kemenhub pastikan kesiapan kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto memastikan kesiapan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali, menjelang pembukaan penerbangan internasional bandara tersebut pada 14 Oktober 2021.

Berita selengkapnya klik di sini
 

3. Kemenkop dan UKM siap jadi motor pengembangan pasar produk bambu

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengatakan pihaknya siap menjadi motor penggerak dalam pengembangan pasar produk bambu karena sudah ada payung hukum terkait penggunaan 40 persen anggaran pengadaan barang dan jasa untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Berita selengkapnya klik di sini
 

4. Airlangga: Penempatan pekerja migran RI berkontribusi terhadap ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki kontribusi terhadap perekonomian serta dalam perluasan kesempatan kerja.

Berita selengkapnya klik di sini
 

5. KKP salurkan 724 lampu LED dukung penangkapan ikan ramah lingkungan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan Kompak (Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi) berupa lampu LED 30 watt sebanyak 724 unit kepada kelompok Cinta Bahari di Desa Mattiro Matae, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Berita selengkapnya klik di sini

Baca juga: Pemberlakuan NIK jadi NPWP tak otomatis sebabkan pemilik dikenai pajak
Baca juga: AP I siap layani penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali
Baca juga: Menko Airlangga : Pembangunan SDM percepat pemulihan ekonomi

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021