Tim sepak bola Sumut dan Jateng berbagi poin usai laga minim peluang

Tim sepak bola Sumut dan Jateng berbagi poin usai laga minim peluang

Tim Sepakbola PON Sumut (ANTARA/HO)

Jayapura (ANTARA) - Tim sepak bola putra Sumatra Utara (Sumut) dan Jawa Tengah harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 dalam laga penyisihan Grup B Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung minim peluang di Stadion Mahacandra, Kota Jayapura, Selasa.

Jateng sempat memimpin lewat eksekusi penalti gelandang serang Erlangga Adhyaksa enam menit jelang turun minum, yang baru bisa dibalas Sumut melalui gol pemain pengganti Purnomo di babak kedua.

Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama terpaut dua poin di bawah pemuncak klasemen Grup B, Jawa Timur.

Permainan berlangsung dengan tempo lambat sejak sepak mula dan peluang pertama baru muncul pada menit ke-16 saat Erlangga melepaskan tembakan dari tepian kotak penalti Sumut, sayang bola masih terlalu mudah untuk dijinakkan kiper Muhammad Irfan.

Baca juga: PON Papua: tim sepak bola putra Sulawesi Utara kalahkan Aceh 2-1
Baca juga: Yudiantara sebut mental jadi sebab Jabar kalah dari Papua


Erlangga tampak memainkan peran sebagai kreator utama serangan Jateng, tetapi beberapa percobaan berikutnya yang ia lepaskan tak kunjung membuahkan hasil.

Sebaliknya Sumut tampak kesulitan mengembangkan permainan dan situasi stagnan itu berusaha diatasi pelatih kepala Colly Misrun dengan menarik keluar Kardinata Tarigan digantikan Rio Syahputra Damanik pada menit ke-35.

Bukannya mengubah keadaan, lini belakang Sumut malah kecolongan saat penyerang Jateng Alfiyan Listiyono menerobos ke dalam kotak penalti dan terpaksa dijatuhkan oleh Irfan, yang langsung disambut wasit Gedion Dapaherang dengan menunjuk titik putih.

Erlangga yang menjadi algojo tendangan penalti sempat mendapati eksekusinya dimentahkan oleh Irfan, tetapi bola mudah mampu ia manfaatkan demi membuka keunggulan Jateng 1-0 atas Sumut pada menit ke-39.

Keunggulan Jateng bertahan hingga turun minum dan Sumut berusaha mengawali babak kedua dengan tempo permainan yang lebih tinggi serta pola serangan yang lebih terstruktur.

Colly lantas menempuh langkah strategis lagi pada menit ke-54 dengan memasukkan penyerang Purnomo dan pemain sayap Rifki Wahyudi untuk menggantikan Kevin Armedyah Nur Erwihas serta Bima Lesmana.

Keputusan itu cukup produktif sebab pada menit ke-60 Purnomo mampu mencetak gol penyama kedudukan untuk Sumut setelah ia merangsek ke dalam kotak penalti menyelesaikan kerja sama dengan Faisal Ramadoni.

Sesudah gol itu, Sumut tampak lebih agresif untuk melancarkan serangan, tetapi mereka gagal menciptakan peluang berarti.

Sebaliknya, Jateng juga kesulitan untuk menemukan celah di pertahanan Sumut yang tampil lebih rapih menghentikan kreasi-kreasi serangan Erlangga dkk.

Di pertandingan selanjutnya, Jateng akan menghadapi Jatim pada Jumat di Stadion Mahacandra, sehari setelah Sumut bertemu Sulawesi Selatan di tempat yang sama.

Baca juga: Upacara pembukaan PON akan tunjukkan keindahan alam Papua

Maluku Utara tundukkan NTT

Dalam pertandingan sepak bola putra lain yang berlangsung bersamaan, Maluku Utara menang 2-1 atas Nusa Tenggara Timur untuk penyisihan Grup A di Stadion Mandala, Kota Jayapura.

Malut mampu memimpin sejak pertandingan baru berusia tiga menit melalui gol sang kapten Ichlasul Qadri.

NTT baru mencetak gol balasan pada menit ke-73 lewat penyerang sayap Inosensius Nau, tetapi Malut mengunci kemenangan empat menit jelang bubaran normal berkat gol Sunawan Rusni.

Malut sementara menempati posisi kedua klasemen Grup A dengan raihan tiga poin dan kalah selisih gol dibandingkan Papua yang memimpin berbekalkan surplus empat.

NTT akan main lebih awal untuk pertandingan berikutnya saat menghadapi juara bertahan Jawa Barat pada Kamis di Stadion Mandala, sedangkan Malut sehari kemudian bertemu tuan rumah Papua.

Baca juga: Kangpho dan Drawa hadir di Pentas Seni Budaya Pasar Lama Mimika
Baca juga: Priska Nugroho bersemangat tampil dalam debutnya di PON
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021