Kemarin, IHSG melemah hingga penutupan investasi dan fintech ilegal

Kemarin, IHSG melemah hingga penutupan investasi dan fintech ilegal

Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Informasi terkait bursa yang ditutup melemah terpengaruh sentimen eksternal bursa Asia hingga penutupan 245 layanan investasi dan 1.500 fintech P2P lending ilegal menjadi berita menarik sepanjang Senin (27/9).

Terdapat pula beberapa informasi lain yang juga menarik untuk dibaca mulai dari kenaikan beruntun harga minyak, realisasi dana PEN kesehatan baru mencapai 46,8 persen, dan penyerapan jagung oleh perusahaan di tengah panen raya.

Berikut berita ekonomi menarik itu selengkapnya:

IHSG melemah di tengah fluktuasi bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup melemah di tengah fluktuasi bursa saham Asia.

IHSG melemah 22,32 poin atau 0,36 persen ke posisi 6.122,5. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,94 poin atau 0,57 persen ke posisi 861,31.

Simak beritanya di sini.

Harga minyak naik beruntun

Harga minyak naik untuk hari kelima berturut-turut di perdagangan Asia pada Senin pagi (27/9/2021) dengan Brent menuju level 80 dolar AS per barel di tengah kekhawatiran tentang pasokan, karena sebagian dunia melihat permintaan meningkat dengan meredanya kondisi pandemi.

Simak beritanya di sini.

Realisasi dana PEN kesehatan 46,8 persen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) klaster kesehatan baru mencapai Rp100,52 triliun atau 46,8 persen dari total pagu anggaran.

Simak beritanya di sini.

Pasokan jagung ke perusahaan pakan berjalan normal

Stok jagung diperkirakan akan bertambah dikarenakan beberapa sentra jagung memasuki masa panen yang akan berlangsung dari September hingga Oktober 2021.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikam pasokan jagung dari petani ke perusahaan pakan ternak berjalan normal dan ketersediaannya mencukupi.

Simak beritanya di sini.

OJK tutup penyelenggara investasi dan fintech ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menutup 425 penyelenggara investasi ilegal dan 1.500 fintech Peer to Peer (P2P) lending ilegal selama 2020 sampai pertengahan Juli 2021.

Simak beritanya di sini.
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021