Presiden Jokowi gembira masyarakat antusias bantu percepatan vaksinasi

Presiden Jokowi gembira masyarakat antusias bantu percepatan vaksinasi

Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dari pintu ke pintu di perkampungan nelayan Sentolo Kawat, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/9/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Laily Rachev.

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo menyatakan gembira melihat antusiasme masyarakat dalam membantu perluasan dan percepatan vaksinasi di berbagai pelosok Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya secara virtual pada acara Gerakan Nasional Vaksinasi 7 Juta Warga Perkebunan dan Desa-desa Produktif di 17 Provinsi, yang diselenggarakan organisasi pendukung Jokowi Projo dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

"Saya sangat gembira melihat antusiasme masyarakat untuk membantu perluasan dan percepatan vaksinasi di berbagai pelosok Indonesia," ujar Presiden sebagaimana disaksikan melalui tayangan video di kanal Youtube GAPKI IPOA di Jakarta, Jumat.

Menurut Presiden, banyaknya penyelenggaraan vaksinasi massal oleh masyarakat menunjukkan harapan bahwa Indonesia akan bisa mengendalikan penyebaran pandemi dengan semangat kebersamaan, saling melindungi dan saling membantu.

Presiden menyampaikan saat ini vaksinasi terus digencarkan di berbagai daerah dan menyasar berbagai kelompok masyarakat baik secara massal maupun dari pintu ke pintu dengan mendatangi masyarakat.

Kepala Negara menekankan perluasan dan percepatan vaksinasi sangat penting dilakukan, agar semakin banyak masyarakat di Tanah Air yang dapat menerima vaksinasi, sehingga target vaksinasi nasional 70 persen di akhir tahun dapat segera tercapai.

Presiden mengatakan semua pihak harus berkolaborasi, meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi aman dan halal, serta mempercepat vaksinasi di tempat-tempat yang bisa dijangkau, untuk menyentuh sebanyak mungkin masyarakat yang belum divaksinasi.

"Karena itu saya menyambut baik inisiatif Projo bersama GAPKI untuk membantu percepatan vaksinasi. Vaksinasi 7 juta dosis untuk warga perkebunan dan desa-desa produktif di 17 provinsi, dengan target 7 juta warga perkebunan, pertanian dan desa-desa produktif, dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa hingga Papua," jelasnya.

Baca juga: Presiden tinjau program vaksinasi BIN di Cilacap

Baca juga: Dipantau Presiden, 3.500 pelajar di Cilacap ikuti vaksinasi massal

Baca juga: Presiden minta mahasiswa gerakkan masyarakat ikuti Vaksinasi Merdeka


#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3M
#vaksinmelindungikitasemua
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021