Ikatan Sarjana Kelautan: UU Cipta Kerja perlu perbaiki iklim bisnis

Ikatan Sarjana Kelautan: UU Cipta Kerja perlu perbaiki iklim bisnis

Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Zulficar Mochtar. ANTARA/HO-KKP/am.

Jakarta (ANTARA) - Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) menyatakan UU Cipta Kerja perlu betul-betul memperbaiki iklim bisnis sektor kelautan dan perikanan, dan Iskindo siap membantu mengeluarkan rekomendasi terkait hal tersebut.

"Iskindo telah merumuskan dan akan mengeluarkan 17 poin rekomendasi strategis kepada pemerintah yang memuat tantangan dan proyeksi pembangunan maritim sampai dengan 2045," kata Ketua Umum Iskindo Zulficar Mochtar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Zulficar menambahkan bahwa setelah diberlakukan UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja, saat ini belum memberikan iklim yang kondusif dan perbaikan pembangunan kelautan.

Baca juga: Peneliti sebut keterbukaan bantu pulihkan kinerja ekonomi nasional

Ia berpendapat bahwa kepastian hukum bagi masyarakat kelautan belum benar-benar terjamin dengan adanya UU Cipta Kerja.

Selain itu, Zulficar juga menyoroti kelambatan penyusunan aturan pelaksanaan dan kontroversi yang muncul terhadap aturan pelaksana UU Cipta Kerja.

Ketum Iskindo juga mengungkapkan, pihaknya akan menggelar Kongres ke III yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 23-24 September 2021 di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Baca juga: Latih 1.168 orang, KKP siapkan SDM terampil sektor perikanan nasional

Selain akan mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis pembangunan kelautan kepada pemerintah,
Kongres Iskindo juga merupakan agenda tiga tahunan untuk memilih ketua dan pengurus Iskindo yang baru.

Sementara itu, koordinator Steering Comitee Kongres III Iskindo, Dr. Hendra Yusran Siri mengatakan bahwa pelaksanaan Kongres III Iskindo tersebut dilaksanakan pada momen yang tepat karena bersamaan dengan peringatan Hari Maritim yang akan diperingati pada tanggal 23 September 2021.

Hendra mengemukakan bahwa dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) nanti, corak maritim dan kelautan harus mendominasi konsep pembangunan nasional.

Ketua Harian Iskindo, Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa saat ini Iskindo telah terbentuk dan memiliki kepengurusan di 19 DPW pada tingkat provinsi.

"Bagi anggota Iskindo yang tidak sempat datang secara fisik, akan mengikuti kongres secara daring dan ditargetkan 1000 orang akan berpartisipasi dalam Kongres nanti" kata Abdi
Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021