Raja Malaysia pimpin sidang parlemen pertama era Ismail Sabri

Raja Malaysia pimpin sidang parlemen pertama era Ismail Sabri

Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin memimpin sidang parlemen pertama kali pada era pemerintahan Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob di Kuala Lumpur, Senin. ANTARA Foto/Ho-Istana Negara (1)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin memimpin sidang parlemen pertama kali pada era pemerintahan Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob di Kuala Lumpur, Senin.

Sidang parlemen tersebut merupakan Sidang Pertama Masa Keempat Parlemen ke-14.

Kedatangan Sultan Abdullah di gedung parlemen disambut Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, Ketua Dewan Negara atau Senat, Dr. Rais bin Yatim dan Ketua Parlemen atau Dewan Rakyat, Azhar Azizan bin Harun.

Sultan Abdullah memulai titah ucapan adat istiadat pembukaan sidang parlemen dengan mengajak anggota parlemen dan anggota senat bertafakur memperingati korban COVID-19.

Raja meminta anggota parlemen dan masyarakat yang beragama Islam membaca Al-Fatihah dan warga yang bukan Islam bertafakur selama satu menit.

Dia mengajak semua anggota parlemen memberi penghargaan kepada semua petugas barisan depan (tenaga kesehatan dan lainnya) dan para atlet negara pada Olimpiade 2020 sebagai penghargaan usaha mereka untuk mengharumkan negara.

Sultan Abdullah menyampaikan penghargaan khususnya kepada petugas barisan depan khususnya anggota pelayanan umum yang menjaga negara setiap waktu dari penularan virus COVID-19.

Sidang parlemen tersebut merupakan yang pertama kali diselenggarakan di bawah pemerintahan pimpinan Perdana Menteri, Ismail Sabri Yaakob.

Jadwal sidang kali ini tidak mengagendakan mosi percaya ke perdana menteri terpilih sebagaimana keinginan Sultan Abdullah sebelumnya saat proses pemilihan perdana menteri baru Malaysia.

Baca juga: Kabinet Malaysia sepakati transformasi parlemen
Baca juga: PM Ismail Sabri bertemu Raja Malaysia bahas kabinet
Baca juga: Raja Malaysia minta PM ajukan mosi percaya ke parlemen

 
Pewarta : Agus Setiawan
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021