Sinergi pemerintah, TNI/Polri wujudkan kekebalan kelompok di Aceh

Sinergi pemerintah, TNI/Polri wujudkan kekebalan kelompok di Aceh

Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama unsur Forkopimda Aceh meninjau pelaksanaan vaksinasi merdeka di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh (FOTO ANTARA/M Ifdhal)

Banda Aceh (ANTARA) - Vaksinasi bukanlah sekadar masalah kesehatan pribadi saja, melainkan adalah sebuah upaya untuk mencegah penularan dan membentuk "herd immunity" atau kekebalan komunal.

Begitu juga bagi kita yang hidup di tengah masyarakat, yang prinsipnya adalah bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tapi juga membantu orang lain yang membutuhkan perlindungan.

Karena itu, vaksinasi merupakan tanggung jawab bersama sehingga semua pihak di Tanah Air, termasuk di " Tanah Rencong" mesti bergerak bersama untuk membentuk herd immunity agar bisa hidup normal kembali akibat pandemi COVID-19.

Dalam kaitan itu maka Pemerintah Aceh, TNI dan Polri terus bergerak bersama untuk menyukseskan vaksinasi guna membentuk kekebalan komunal yang akhirnya tercipta kekebalan bersama.

“Vaksinasi merupakan ikhtiar kita untuk mencegah agar kasus masyarakat Aceh yang positif terpapar COVID-19 dapat turun drastis dan pandemi ini segera berakhir di daerah kita,” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas COVID-19 Aceh Muhammad Iswanto.

Ia menyatakan bahwa sejak vaksinasi massal diluncurkan Pemerintah Aceh, dan di Banda Aceh khususnya, kinia sudah sebanyak 70.357 orang telah divaksin.

Vaksinasi tersebut merupakan kerja sama dengan vaksinator dari Pemerintah Aceh, vaksinator dari Rumah Sakit Kodam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

Pelaksanaan vaksinasi di Aceh terus berjalan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten, dan jajaran kepolisian hingga level terendah guna mencapai target vaksinasi secara nasional.

Dari Polda Aceh misalnya, vaksinasi dilaksanakan di antaranya di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Kodam Iskandar Muda di Lapangan Blang Padang dan juga bekerja sama dengan pihak universitas untuk menyukseskan program vaksinasi di Aceh.

Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan menargetkan bahwa vaksinasi COVID-19 bisa mencapai angka 70 persen penduduk di setiap provinsi pada akhir tahun 2021, sehingga tercipta kekebalan komunal.

Di Aceh Jaya

Sementara itu Polres Aceh Jaya telah melaksanakan vaksinasi keliling atau jemput bola guna mendongkrak vaksinasi di kabupaten itu, yang saat ini realisasinya masih jauh dari target.

“Salah satu upaya kita saat ini adalah dengan metode dari pintu ke pintu guna meningkatkan cakupan vaksinasi,” kata Kapolres Aceh Jaya AKBP. Harlan Amir, melalui Kabag Ops Kompol Asyari Hendri di Calang.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengoperasikan mobil operasional Polres dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.

“Kita terus berupaya menyosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat yang menjadi salah satu ikhtiar agar terhindar dari virus COVID-19,” katanya.

Menurut dia mobil Polres tersebut setiap hari akan keliling untuk melakukan vaksinasi, khususnya bagi masyarakat yang jauh dari gerai vaksin, baik itu di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) maupun gerai vaksin lainnya.

"Jika ada masyarakat yang ingin divaksin maka kami siap ke tempat di seluruh Aceh Jaya untuk melakukan vaksinasi bagi masyarakat, dam minimal adalah 10 orang," katanya.

Kawal vaksinasi

Sedangkan pihak TNI melalui Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda menyatakan juga terus mengawal percepatan program serbuan vaksinasi vaksin COVID-19 yang gencar dilakukan di Provinsi Aceh.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda Kolonel (Arh) Sudrajat di Banda Aceh mengatakan bahwa percepatan vaksinasi tersebut untuk mewujudkan "herd immunity" atau kekebalan kelompok, sehingga penularan COVID-19 bisa ditekan.

"Jajaran TNI, mulai dari kodam hingga babinsa terus mengawal percepatan vaksinasi vaksin COVID-19. TNI bekerja sama dengan instansi terkait juga melakukan serbuan vaksinasi, baik di Banda Aceh maupun daerah," katanya menegaskan.

Menurut perwira menengah TNI Angkatan Darat itu, pengawalan dan serbuan vaksinasi tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin COVID-19.

Pihaknya mengajak kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin COVID-19 untuk segera mengikuti vaksinasi dan tidak perlu ragu. Apalagi, kata dia, lembaga berwenang yang terkait sudah menyatakan vaksin COVID-19 aman dan halal digunakan.

"Vaksin tersebut untuk kekebalan tubuh terhadap COVID-19. Dengan vaksin tersebut, penyebaran COVID-19 bisa ditekan. Karena itu, bagi yang belum divaksin, segera mengikuti vaksinasi yang kini masih berlangsung," katanya menambahkan.

Kepada masyarakat yang sudah divaksin, Sudrajat juga mengingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, protokol kesehatan cara efektif mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

"Kendati sudah divaksin, selalu tetap memakai masker dalam kegiatan sehari-hari, menjaga jarak, tidak berkerumun serta sering mencuci tangan karena pandemi COVID-19 belum berakhir," katanya.

Kepolisian RI Daerah Aceh terus mengajak masyarakat di provinsi ujung barat Indonesia memanfaatkan program vaksinasi massal guna memutuskan mata rantai penularan dan penyebaran COVID-19.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh mengatakan program vaksinasi massal tersebut untuk mewujudkan kekebalan komunitas atau herd immunity.

"Kami mengajak setiap individu masyarakat mengikuti vaksinasi massal guna mendapatkan vaksin COVID-19. Vaksinasi ini merupakan ikhtiar kita mengatasi pandemi COVID-19," katanya menambahkan.

Dengan segala upaya yang dilakukan secara sinergi itu, baik Pemerintah Acek, TNI dan Polri, maka harapan mewujudkan herd immunity dapat segera
terbentuk dan masyarakat di seluruh Provinsi Aceh bisa hidup normal kembali, yakni seperti sebelum terjadinya pandemi COVID-19.

Baca juga: KONI Aceh: Vaksinasi atlet dan ofisial PON sudah 100 persen

Baca juga: TNI AL vaksinasi COVID-19 warga pesisir Aceh di Lhokseumawe

Baca juga: Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman terpapar COVID-19

Baca juga: Satgas: 710.617 warga Aceh telah disuntik vaksin COVID-19

Pewarta : M Ifdhal
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021