Kemarin, PeduliLindungi palsu hingga sertifikasi halal gratis bagi UMK

Kemarin, PeduliLindungi palsu hingga sertifikasi halal gratis bagi UMK

Kominfo imbau masyarakat waspadai situs palsu PeduliLindungi (ANTARA)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita Jumat (11/9), humaniora kemarin masih menarik untuk disimak, mulai dari situs palsu yang mengatasnamakan PeduliLindungi hingga Program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) agar bangkit dari keterpurukan.

Berikut berita-berita tersebut:
 

- Waspada situs PeduliLindungi palsu!

Beredar sebuah situs palsu yang seolah mengatasnamakan PeduliLindungi. Situs itu beralamat di http://www.pedulilindungia.com/.
 

- Kemendikbudristek dorong kreativitas anak muda dalam majukan budaya

Direktur Perfilman Musik dan Media Baru Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek Ahmad Mahendra mendorong generasi muda untuk kreatif dalam memajukan kebudayaan Indonesia.
 

- Kemenkes sebut dari 5.835 hasil sekuensing belum ditemukan varian Mu

Varian baru SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 bernama Mu atau B.1621 hingga saat ini belum terdeteksi di Indonesia berdasarkan hasil laporan sekuensing dari 5.835 sampel, kata pejabat Kementerian Kesehatan RI.
 

- Pelaku perjalanan internasional dari tujuh negara terinfeksi COVID-19

Sejumlah pelaku perjalanan internasional dari tujuh negara yang tiba di Indonesia melalui pintu masuk DKI Jakarta terkonfirmasi positif COVID-19, kata pejabat Kementerian Kesehatan RI.
 

- Menag harap Sertifikasi Halal Gratis pemantik UMK bangkit dari pandemi

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap Program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) dapat menjadi pemantik semangat baru bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19.

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021