Program Taman Kehati Citarum Harum dapat sorotan di ajang AREA 2021

Program Taman Kehati Citarum Harum dapat sorotan di ajang AREA 2021

Dirut Pupuk Kujang Maryadi menanam pohon di Taman Keanekaragaman Hayati, Bantaran Sungai Citarum Sektor 19, Rengasdengklok (ANTARA/HO-Pupuk Kujang)

Karawang (ANTARA) - Program pembuatan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Citarum Harum yang digulirkan PT Pupuk Kujang mendapat sorotan dalam ajang Asia Responsible Eterprise Awards (AREA) 2021.

President Enterprise Asia secara virtual, Kamis, mengatakan pada ajang AREA 2021 PT Pupuk Kujang berhasil memenangkan kategori Green Leadership, karena dinilai berupaya melakukan upaya pelestarian lingkungan dan membuat ruang terbuka hijau untuk masyarakat serta mengelola energi terbarukan.

Dalam ajang internasional itu, program Citarum Harum Biodiversity Park atau Taman Kehati Citarum Harum yang tengah digarap Pupuk Kujang mendapat apresiasi. Bahkan dewan juri memberikan poin tinggi atas program itu.

Pembangunan taman itu sendiri bertujuan untuk memperbaiki kualitas air Citarum melalui penanaman ribuan pohon, membangun infrastruktur dan sarana penunjang kegiatan ekowisata hingga edukasi kepada masyarakat sekitar bantaran Sungai Citarum.

Baca juga: Tanggul amblas di Pebayuran-Bekasi diperbaiki mulai November 2021

Baca juga: Luhut ajak semua pihak kawal Program Citarum Harum


Direktur Pupuk Kujang, Maryadi, mengatakan manfaat menanam pohon di bantaran sungai di antaranya mencegah banjir bisa mengurangi ketinggian banjir hingga 20 persen.

Jenis pohon yang ditanam adalah pohon buah seperti durian, mangga, rambutan, dan pohon buah lainnya.

“Pohon sifatnya menyerap air, jadi diharapkan pohon itu bisa menyerap air saat air sungai Citarum tinggi. Untuk buah dari tanaman ini bisa bermanfaat untuk pengunjung dan warga setempat,” katanya dalam siaran persnya yang diterima di Karawang.

Bahkan ke depannya, itu akan menjadi taman edukasi ramah lingkungan yang berfungsi sebagai green public space untuk masyarakat sekaligus melakukan konservasi sumber daya alam dengan program-program yang baik.

Ia menjelaskan di taman itu akan dibangun teknologi sarana prasarana yang ramah lingkungan guna mendukung dan melestarikan lingkungan.

Pupuk Kujang juga menanamkan teknologi bioreaktor dan biofilter di taman tersebut. Tujuannya untuk mengolah air buangan menjadi air bersih.

Selanjutnya air yang sudah diolah tersebut dimanfaatkan kembali untuk kegiatan penyiraman berbagai tanaman yang ditanam di area Taman Kehati Citarum Harum dan juga melakukan pengelolaan sampah ramah lingkungan.

Program itu sendiri diharapkan bisa memperbaiki kualitas ekosistem Sungai Citarum, juga menjadi tujuan ekowisata bagi masyarakat di sekitarnya.

Selain itu, program tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus penghargaan terhadap konservasi dan lingkungan.

Sementara itu, Enterprise Asia adalah lembaga nonpemerintah yang memberikan penghargaan kepada perusahaan yang berbisnis secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Dalam ajang tersebut, Pupuk Kujang memenuhi tiga parameter penjurian, yakni efektivitas dan jangkauan, relevansi program dan program berkelanjutan.

Di ajang AREA 2021 ini, proses nominasi berlangsung selama delapan bulan. Proses penjurian dimulai sejak Januari dan pemenang diumumkan pada Agustus 2021.*

Baca juga: Luhut apresiasi penanganan DAS Citarum

Baca juga: Program Citarum Harum tentukan kualitas hidup 18 juta warga
Pewarta : M.Ali Khumaini
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021