Presiden: Kondisi pandemi luar Jawa-Bali membaik tapi tetap waspada

Presiden: Kondisi pandemi luar Jawa-Bali membaik tapi tetap waspada

Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya terkait perkembangan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, (23/8/2021). ANTARA/HO-Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden/pri.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kondisi pandemi COVID-19 di luar Pulau Jawa dan Bali membaik, namun masyarakat tetap harus waspada.

Presiden, dalam keterangan pers di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, Senin, mengatakan untuk di luar Jawa dan Bali, jumlah provinsi yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 atau PPKM tertinggi telah berkurang dari 11 provinsi menjadi 7 provinsi.

“Untuk luar Jawa dan Bali juga ada perkembangan yang membaik, tetapi tetap harus waspada. PPKM level 4 dari 11 provinsi jadi 7 provinsi, Level 4 dari 132 kabupaten-kota menjadi 104 kabupaten-kota,” kata Presiden.

Seiring jumlah wilayah yang menerapkan PPKM Level 4 menurun, jumlah kabupaten-kota yang menerapkan PPKM level 3 bertambah di luar Jawa-Bali, dari 215 kabupaten-kota menjadi 234 kabupaten-kota. Sedangkan jumlah kabupaten-kota yang menerapkan PPKM level 2 bertambah dari 39 kabupaten-kota menjadi 48 kabupaten-kota.

Presiden mengatakan dengan membaiknya indikator penanganan pandemi COVID-19, pemerintah akan mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian secara bertahap atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat.

Sedangkan untuk di Pulau Jawa, Presiden menyebutkan wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah kota-kabupaten lain sudah berada pada PPKM Level 3 pada 24 Agustus 2021.

Baca juga: Presiden Jokowi: PPKM Jabodetabek turun ke level 3
Baca juga: Presiden: Meski BOR di RS turun COVID-19 masih jadi ancaman nyata

Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021